Suara.com - Dalam olah tempat kejadian perkara di Jalan Sultan Iskandar Muda, Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2015), polisi tidak menghadirkan sopir mobil Mitsubishi Outlander B 1658 PJE maut, Christopher Daniel (22).
Polisi hanya mendatangkan Sandi, supir teman Christopher yang saat peristiwa berlangsung berada di dalam mobil Outlander.
Saat ini, Christopher dibawa ke Badan Narkotika Nasional untuk mengikuti tes urine. Polisi ingin memastikan apakah Christopher mengonsumsi narkoba atau tidak sebelum menabrak dua mobil, enam sepeda motor dan menewaskan empat orang.
Sandi didatangkan ke TKP sekitar jam 10.30 WIB. Sesampai di TKP, ia diminta petugas untuk menceritakan secara detail awal mula mobil yang dikemudikan Christopher menabrak kendaraan para korban.
Kemudian, ia juga diminta menunjukkan titik-titik tempat tabrakan dan dimana saja posisi para korban pada waktu itu.
Wajah Sandi terlihat serius dan ia kooperatif kepada petugas.
Olah TKP dilakukan di dua tempat di sepanjang Jalan Iskandar Muda. TKP pertama di depan toko Holland Bakery dan kedua di dekat Halte Transjakarta Tanah Kusir (arah Pondok Indah Mall).
Proses olah olah TKP berlangsung hingga sekitar jam 11.20 WIB dan setelah itu Sandi kembali dibawa polisi ke Polres Jakarta Selatan.
Sandi adalah orang yang sempat mengemudikan mobil Outlander sebelum digantikan oleh Christopher dan kemudian menabrak banyak kendaran di depannya pada Selasa (20/1/2015) jam 20.20 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
Terkini
-
DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan
-
Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka
-
Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg
-
Kejagung Hormati Sikap DPR, Tegaskan Proses Hukum Amsal Sitepu Tetap Berjalan
-
Komnas HAM Nilai Kasus Andri Yunus Penuhi Unsur Pelanggaran HAM, Tapi Tunggu Keputusan Internal
-
'Brownis Jaksa' Jadi Sorotan, Kejagung Bantah Intimidasi Amsal Sitepu: Itu Program Humanis
-
Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah
-
Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan
-
Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit
-
Kasus Teror Air Keras Andrie Yunus: Komnas HAM Incar Keterangan TNI Usai Periksa Polda