Suara.com - Seorang guru perempuan di Oklahoma, Amerika Serikat (AS), yang bertugas mengajar pendidikan seks di sebuah SLTA, didakwa telah melakukan hubungan badan dengan salah seorang siswanya yang masih remaja.
Sebagaimana dikutip Gawker dari laporan Enid News & Eagle, beberapa di antara hubungan intim sang guru dan muridnya itu bahkan dilakukan di ruangan guru sekolah itu. Sang guru sendiri telah mengakui perbuatannya, melalui sebuah pengakuan yang ditulis tangan olehnya, sembari menyatakan dirinya sangat menyesali perbuatan itu.
Menurut keterangan pihak kepolisian setempat, Daresa Poe, guru perempuan berusia 32 tahun yang bertugas di Waynoka Public Schools itu, menjalani hubungan seksual dengan salah seorang siswanya yang berusia 18 tahun. Ketika dia akhirnya ditahan dan diinterogasi pada Selasa (20/1/2015) lalu, Poe bahkan disebut juga baru beberapa jam sebelumnya berhubungan badan dengan siswanya itu di dalam mobil.
Untuk diketahui, berdasarkan hukum yang berlaku di Oklahoma, hubungan intim dengan siswa yang berusia di bawah 21 tahun dikategorikan ilegal. Adapun konfirmasi perbuatan Poe itu sendiri antara lain muncul dalam berkas perkaranya, yang secara jelas memuat pengakuan sang guru.
"Saya Daresa Poe, seorang istri, ibu dan (juga) guru. Saya telah membuat sebuah kesalahan besar. Saya telah membiarkan pertimbangan salah menuntunku, dan saya merasa malu dan kotor atas keputusan yang telah kubuat dalam dua pekan terakhir. Saya telah melakukan hubungan seks (intercourse) dengan seorang siswa. Saya benar-benar meminta maaf atas keputusan yang telah kubuat (itu)," tulis Poe dalam pernyataannya.
Poe pun kini harus menghadapi setidaknya dua dakwaan hukum sekaligus, antara lain yaitu kejahatan seksual serta tindak perkosaan tingkat dua. Sementara kabar soal tindak-tanduk keliru sang guru pun menuai respons negatif dari siswa lainnya.
"Saya merasa seperti ngeri (mendengarnya)," ungkap seorang siswa terkait berita tersebut. "Karena dia adalah (juga) guruku," tambahnya. [Gawker]
Tag
Berita Terkait
-
Viral! Cowok 18 Tahun Masuk IGD Ngaku Menstruasi, Dokter Ungkap Fakta Pilu di Baliknya
-
Celana Dalam Pink Jadi Saksi Aksi Bejat Guru SMK di Batang, Ancam dan Rayu Siswi Sejak Awal Tahun
-
Ini fitnah Keji Perselingkuhan Azizah Salsha, Istri Pratama Arhan Sampai Bahas Hubungan Intim sama..
-
Modus Iblis Guru Cabul di NTB: Ancam Sebar Video Mesum, Cabuli Siswi Sejak SD hingga Kini di SMA
-
Profil Jessica Rosmaureena, Pacar Hokky Caraka Dilecehkan di Medsos dengan Kata Kotor dan Jorok
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli