Suara.com - Pemimpin Partai Hijau Inggris Natalie Bennet mengeluarkan pernyataan mengejutkan terkait ancaman Daulah Islam (ISIS). Menurut dia, bergabung dengan organisasi radikal seperti ISIS dan Al Qaeda bukanlah tindak kejahatan maupun pelanggaran hukum.
Bennet beranggapan, negara atau pihak manapun tak bisa melarang orang lain untuk terlibat dalam kegiatan sebuah organisasi. Menurutnya, seseorang tidak bisa dihukum hanya karena apa yang mereka pikirkan. "Ikut maupun bersimpati kepada sebuah organisasi bukanlah sebuah kejahatan. Ini baru bisa dianggap kejahatan jika dia ikut membantu atau melakukan tindakan kriminal,"katanya seperti yang dikutip laman Dailymail.
"Kami ingin menegaskan jangan menghukum seseorang karena apa yang mereka yakini," katanya lagi.
Seseorang, lanjut Bennet, bisa ditangkap atau dihukum jika dia ikut membantu melakukan kekerasan. "Kita tidak bisa melindungi kebebasan dengan cara menghancurkannya," katanya lagi.
Seperti diketahui, setidaknya 600 warga negara Inggris terbang ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok militan ISIS. Baru-baru ini ISIS bahkan baru saja memenggal kepala warga negara Jepang. (Dailymail)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi
-
Bukan Pemain Baru, Istri Pemilik WO Marwah Ternyata Residivis Penipuan Kelas Kakap
-
Isak Tangis Iringi Pemakaman 5 Korban Bom PD II di Biak, Maut yang Terpendam Puluhan Tahun
-
Kolaborasi dengan FBI, Polda Jateng Ungkap Sindikat Penipuan Online Bermodus Pig Butchering
-
Jokowi Ungkap Alasan Tak Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
Maut dari Masa Lalu, 3 Warga Biak Masih Hilang Usai Ledakan Bom Perang Dunia II
-
Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi