Suara.com - Seorang perempuan lanjut usia meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor di Desa Pager Gunung, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kamis (5/2/2015) malam. Longsor terjadi setelah wilayah itu diguyur hujan lebat pada siang hari.
"Korban tewas bernama Bu Darno, usia 60 tahun, warga Desa Pager Gunung, RT 03/RW 01, Kecamatan Wanayasa," kata Koordinator Posko Aju Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Andri Sulistyo.
Menurut Andri, peristiwa nahas yang menimpa korban terjadi sekitar pukul 18.30 WIB.
"Saat itu korban sedang memetik teh. Tiba-tiba terjadi longsoran yang langsung menimbun tubuh korban," katanya.
Menurut Andri pula, personel Posko Aju yang terdiri atas BPBD Banjarnegara, TNI/Polri dan tim Search and Rescue (SAR) gabungan yang menerima laporan musibah itu, langsung menuju lokasi kejadian guna melakukan upaya evakuasi terhadap korban, dengan dibantu warga setempat. Tubuh korban pun akhirnya berhasil dievakuasi dari longsoran sekitar pukul 20.15 WIB.
"Saat dievakuasi, korban diketahui telah meninggal dunia. Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan, karena akan dimakamkan besok pagi (Jumat)," jelasnya.
Sementara itu, disinggung mengenai upaya pencarian korban atas nama Sahadi yang hilang akibat hanyut di Sungai Urang, Andri mengatakan bahwa jasad korban belum ditemukan. Operasi pencarian sendiri dihentikan sementara pada Kamis (5/2) sore, dan akan dilanjutkan pada hari Jumat (6/2).
Sahadi alias Panjul (53), warga Desa Sijeruk, RT 05/RW 01, Kecamatan Banjarmangu, dilaporkan hilang akibat terseret arus Sungai Urang pada Rabu (4/2) lalu sekitar pukul 16.15 WIB. Korban diketahui hendak pulang ke rumahnya setelah dari kebun, namun saat menyeberangi Sungai Urang tiba-tiba saja terjadi banjir cukup besar, yang menyeret tubuh korban hingga akhirnya dinyatakan hilang. [Antara]
Berita Terkait
-
Longsor Intai Jakarta, BPBD DKI Petakan 9 Kecamatan Rawan
-
Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang
-
Jadi Tersangka, Eks Kadis LH Jakarta Asep Kuswanto Lalai Kelola Bantargebang Sejak 2024
-
Kadis LH Jadi Tersangka Longsor Bantargebang, Rano Karno: Ini Konsekuensi yang Harus Dipikul
-
Eks Kadis LH DKI Jadi Tersangka Longsor Maut Bantargebang yang Tewaskan 7 Orang
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Pemprov DKI Jakarta Percepat Mitigasi Perlintasan Sebidang Pasca Tragedi Bekasi
-
Berkas Belum Rampung, KPK Perpanjang 30 Hari Masa Penahanan Fadia Arafiq
-
Babak Baru Teror Air Keras Andrie Yunus: 8 Saksi Siap Bongkar Aksi 4 Anggota BAIS TNI, Siapa Saja?
-
Petir Hantam Bangladesh, Sambar 14 Orang Sampai Tewas Terpanggang
-
Prabowo Resmikan 21 RSUD Mei 2026! Target Pangkas Rujukan dan Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja
-
Kanselir Jerman: Iran Sedang Mempermalukan Amerika Serikat
-
Tragis Penjual Kartu Pokemon di Chile Dibunuh, Koleksi Mahal Jadi Motif
-
Terkuak di Sidang! Intel BAIS Lacak Aktivis KontraS Andrie Yunus Lewat Google hingga Aksi Kamisan
-
KAI Minta Warga Setop Bikin Perlintasan Liar: Bahayakan Masinis dan Pengguna Jalan
-
Terkuak di Sidang, Cara 4 Intel TNI Intai Andrie Yunus Sebelum Siram Air Keras