- BPBD DKI Jakarta memetakan wilayah rawan longsor di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur sepanjang April 2026.
- Potensi pergerakan tanah meningkat di zona menengah jika curah hujan tinggi melanda area tebing atau lembah.
- Lurah berperan sebagai manajer bencana untuk mempercepat respons koordinasi serta mitigasi teknis bersama dinas terkait lainnya.
Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta tengah memetakan sejumlah wilayah yang rawan longsor di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
“Kami sudah sering melakukan susur sungai, terutama di Ciliwung, untuk memetakan dan mengamati titik-titik yang berpotensi longsor,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, Kamis (23/4/2026).
Berdasarkan hasil analisis data prakiraan potensi gerakan tanah pada April 2026, sejumlah kecamatan di ibu kota kini masuk dalam kategori zona menengah yang wajib diwaspadai.
Di wilayah Jakarta Selatan, ancaman pergerakan tanah membayangi tujuh kecamatan mulai dari Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, hingga Pesanggrahan.
Sementara untuk area Jakarta Timur, titik rawan longsor difokuskan pada Kecamatan Kramatjati dan Kecamatan Pasar Rebo yang memiliki kerentanan serupa.
Potensi pergerakan tanah pada zona menengah ini diprediksi mencuat apabila intensitas curah hujan berada di atas ambang normal, khususnya pada area tebing atau lembah sungai yang mengalami gangguan.
BPBD DKI Jakarta memegang peranan krusial sebagai koordinator penanganan bencana, dengan mempererat kolaborasi lintas instansi hingga ke level kelurahan.
Berdasarkan peraturan gubernur, para lurah kini memiliki mandat sebagai manajer bencana di wilayah masing-masing untuk memangkas birokrasi yang berbelit saat terjadi kondisi darurat.
“Hal ini penting karena dalam kondisi bencana, dibutuhkan respons cepat. Lurah memiliki otorisasi untuk langsung berkoordinasi dengan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) maupun UKPD (Unit Kerja Perangkat Daerah) dalam penanganan di lapangan,” jelas Yohan.
Baca Juga: Pelatih Jakarta Garuda Jaya Ungkap Kunci Kemenangan atas Samator
Upaya teknis juga terus digenjot melalui sinergi bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA), untuk memasang penahan tanah sementara dari kayu dolken di berbagai titik kritis yang rawan amblas.
Langkah pembangunan turap permanen rencananya akan diusulkan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) karena melibatkan kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR.
BPBD DKI Jakarta pun tak lupa memberikan imbauan kepada lurah, camat, hingga masyarakat untuk meningkatkan eskalasi kewaspadaan terhadap ancaman longsor saat hujan lebat mengguyur.
Berita Terkait
-
Persija Ditahan PSIM, Fajar Fathurrahman Bela Perjuangan Macan Kemayoran
-
25 Peluang Terbuang, Persija Gagal Menang! Mauricio Souza Naik Pitam
-
Polisi Bekuk Sindikat Ganjal ATM Jaktim: 4 Pelaku Ditangkap, Gasak Rp 274 Juta Pakai Tusuk Gigi!
-
Lawan Algoritma e-Commerce Lewat Kurasi Keras: Rahasia Pak Sammy Jaga Nyawa Woodstock di Pasar Santa
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Waspada! KPAI Ungkap Anak Indonesia Kini Terjebak 'Industri Kecemasan' dan 'Candu Digital'
-
Alarm Diabetes Indonesia: Skrining BPJS Belum Mampu Menjangkau Jutaan Kasus Tersembunyi?
-
Sekolah Masih Kekurangan Guru, PGRI Tolak Anggaran Pendidikan Dipangkas demi MBG
-
Lawan Hama Wereng, Petani Boyolali Andalkan Teknologi Drone
-
Kasus TPPU Memasuki Babak Baru: Eks Jampidsus Masuk Daftar Panggil, Kejagung Terbitkan Sprindik ke-4
-
BUMI Hingga BULL Jadi Saham Rekomendasi di Tengah Gejolak Minyak, Cek IHSG Hari Ini
-
Revisi UU Pemilu Harus Perkuat Demokrasi, Bukan Sekadar Ubah Aturan
-
Sepatu On Cloud Ori Apakah Dijual di Shopee? Begini Cara Membeli Produk Asli yang Aman
-
IU Tunda Konser dan Perilisan Album Baru, Imbas Kondisi Kesehatan Memburuk
-
Tiga Titik Putaran Balik di Cakung-Cilincing Bakal Ditutup Setiap Sore Sampai Arus Lalin Lancar