Rapat paripurna DPR yang diselenggarakan Senin (9/12/2015) sempat terhenti ketika 14 mahasiswa yang menggunakan almamater Universitas Indonesia berteriak-teriak menolak RUU Tembakau masuk Prolegnas Prioritas 2015.
"Tolak," teriak salah satu mahasiswa.
Mereka meminta supaya RUU tembakau yang masuk ke dalam Prolegnas Prioritas tahun 2015 dicabut.
Tak lama kemudian, para mahasiswa diamankan oleh petugas pengamanan dalam DPR.
"Tolong perlakukan dengan baik," kata anggota Komisi III Misbakhun kepada petugas pamdal lewat pengeras suara.
Peristiwa itu berlangsung kurang dari lima menit.
Saat akan diwawancara, para mahasiswa menolak bicara dan langsung meninggalkan ruang paripurna.
Rapat paripurna hari ini mengagendakan empat agenda pembahasan. Pertama terkait penetapan Prolegnas tahun 2015-2019 dan Prolegnas Prioritas tahun 2015.
Kedua, pembahasan tentang beberapa RUU ekstradisi dengan negara Vietnam, Papua Nugini, Timor Leste, dan Pakistan.
Ketiga mendengarkan pendapat fraksi yang kemudian dilanjutkan dengan pengambilan keputusan tentang Rancangan Undang-Undang Pilkada dan Pemda untuk menjadi usul inisiatif Komisi II DPR.
Agenda terakhir pengumuman nama-nama yang masuk dalam Tim Penyusun Mekanisme Penyampaian Hak Mengusulkan dan Memperjuangkan Program Pemberdayaan Dapil, Timwas Perlindungan TKI, serta Tim Pemantau Pelaksanaan Undang Undang tentang Pemerintahan Aceh dan Pelaksanaan Undang Undang tentang Otonomi Khusus Papua serta Pelaksanaan Undang-Undang Keistimewaan DI Yogyakarta.
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Final Piala Dunia 2026: Spanyol Taktis vs Argentina Adaptif, Siapa Unggul?
-
Suami Istri Kompak Jadi Spesialis Curanmor dan Bobol Rumah di Palembang, Polisi Ungkap Modusnya
-
Argentina Road to Final Piala Dunia 2026: Dua Kali Lolos dari Lubang Jarum
-
Spanyol Road to Final Piala Dunia 2026: Ditahan Tim Debutan Kini Tantang Juara Bertahan
-
LRT Sumsel Kampanyekan Transportasi Publik, Penumpang Stasiun Cinde Tembus 110 Ribu
-
Tagih Utang Berujung Maut, Pria di Palembang Tewas dengan Luka Bacok di Punggung
-
Echa Waode Tuntut Natalius Pigai Jamin Hak LGBT: Negara Jangan Diam Lihat Rakyat Dipersekusi!
-
Sikat 1,5 Ton Bahan Narkoba, Pemasok Laboratorium 'Pil Jin' Semarang Diringkus di Cakung!
-
IKA Perikanan Unhas: Nelayan Harus Dilibatkan Sistematis dalam Penyelamatan Laut
-
Digembleng dengan Intensitas Tinggi di Bali, Timnas Indonesia Siap Beri Kejutan di Piala AFF 2026