Suara.com - Banjir di daerah Duren Bangka, Kemang, Jakarta Selatan (Jaksel), cukup berdampak buruk bagi warga di wilayah itu. Pantauan Suara.com, pada Senin (9/2/2015) siang, banjir setinggi pinggang orang dewasa telah melanda daerah tersebut. Warga pun harus kesulitan untuk melintasi jalan di kawasan itu.
Siang itu, seorang siswi tampak coba melintasi daerah yang tergenang tersebut dengan berjalan kaki. Awalnya dia merasa takut dan sempat mengurungkan niat untuk menyeberang. Namun tak lama, pelajar tersebut melepas sepatu dan berjalan sambil mengangkat rok panjangnya. Bergerak perlahan, sang pelajar pun nekad berjalan melintasi banjir setinggi pinggangnya.
Sementara itu, sejumlah akses dan jalur lainnya menuju kawasan tersebut pun terpaksa ditutup. Jalan yang ditutup itu lantas dimanfaatkan oleh anak-anak untuk bermain sepak bola. Sementara di kawasan Sungai Kalijagal, beberapa anak tampak berenang dan melompat.
"Iya bang, kalo airnya tinggi (banjir), emang pada suka maen air di sini," ujar Begeng, salah seorang warga, Senin (9/2).
Di tempat lain, Haris (44), guru kelas 6 Sekolah Dasar (SD) Sumbangsih, menyayangkan sikap pemerintah yang menurutnya tidak memperhatikan nasib kampung di sekitar sekolahnya.
"(Banjir) Kayak gini menghambat aktivitas warga serta murid-murid, mas," tutur Haris.
Saat ditanya bagaimana aktivitas belajar-mengajar di sekolahnya ketika banjir melanda, Haris mengungkapkan bahwa biasanya sekolah akan terpaksa libur dan tidak ada kegiatan.
"Sekolah (SD Sumbangsih) libur, dan harus diliburkan," imbuhnya.
Dikatakan Haris lagi, kalau sudah hujan dari semalam atau sepanjang hari, maka biasanya dari jam 08.00 atau sekitar jam 09.00, para siswa sudah akan dipulangkan.
"(Tapi) Kalau dipulangkan pas banjir, kasian murid-murid saya mas, pulangnya harus banjir-banjiran," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen