Suara.com - Mantan juara dunia tenis dunia khususnya di nomor ganda, Bob Hewitt, menyatakan tak bersalah terhadap sejumlah dakwaan terkait kejahatan seksual yang diarahkan kepadanya di persidangan.
Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tinggi South Gauteng, Johannesburg, Afrika Selatan (Afsel), pada Senin (9/2/2015) ini, Hewitt membela diri terhadap dua dakwaan tindak perkosaan, serta satu dakwaan kekerasan seksual pada anak-anak yang ditujukan kepadanya.
Ini adalah persidangan pertama bagi Hewitt (75) terkait kasus yang sudah menimpanya sejak bertahun-tahun lalu tersebut. Dalam kesempatannya memberikan pembelaan, Hewitt menolak dan membantah semua dakwaan yang ditujukan kepadanya, yang disebut terjadi saat dia melatih anak-anak di Afsel pada era 1980-an.
Di kehadiran sidang perdananya ini, Hewitt yang adalah kelahiran Australia, namun menjadi warga negara Afsel setelah menikah, datang berpenampilan rapi dengan didampingi istrinya. Untuk diketahui, di masa jayanya, Hewitt telah memenangi setidaknya 9 gelar juara grand slam ganda putra serta 6 gelar grand slam di ganda campuran, sepanjang periode 1960 sampai 1970-an.
Sementara di nomor tunggal, Hewitt juga tercatat mampu tiga kali mencapai semifinal di Australia Terbuka pada era bersamaan. Selain itu, dia turut menjuarai Piala Davis bersama tim Afsel pada tahun 1974, setelah resmi menjadi warga negara Afrika itu. Namanya juga sudah masuk dalam International Tennis Hall of Fame, namun belakangan statusnya dicabut dan di-pending dulu.
Dalam kasusnya ini, Hewitt sempat harus absen dari jadwal persidangan sebelumnya karena alasan masalah kesehatan. Tahun lalu, dokternya menyatakan bahwa Hewitt masih dalam kondisi sakit usai terkena stroke pada 2010 dan serangan jantung pada 2011. [Reuters]
Berita Terkait
-
Dari Lapangan ke Lifestyle: Sepatu Tenis Makin Jadi Statement Gaya Hidup Aktif
-
Ketika Korban Kekerasan Seksual Memilih Diam dan Tak Melapor, Sejauh Mana Negara Berpihak?
-
LPSK Ingatkan Bahaya Child Grooming yang Kerap Tak Disadari Lingkungan Sekitar Anak
-
Menteri PPPA Akui Biaya Visum Korban Kekerasan Seksual Belum Sepenuhnya Ditanggung Negara
-
Krisis Perlindungan Korban: Ketika Biaya Visum Tak Lagi Ditanggung Negara
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Tetap Berjalan di Tengah Transisi Kepemimpinan
-
Pembangunan Huntara Terus Dikebut, 4.263 Unit Rampung di 3 Provinsi Terdampak Bencana
-
Prabowo Temui Sejumlah Tokoh yang Disebut Oposisi di Kertanegara, Bahas Korupsi hingga Oligarki
-
DLH DKI Pastikan RDF Plant Rorotan Beroperasi Aman, Keluhan Warga Jadi Bahan Evaluasi
-
Wamensos Agus Jabo Tekankan Adaptivitas Siswa Sekolah Rakyat Hadapi Perubahan Zaman
-
Belum Jadi Kader Resmi, Jokowi Disebut Sudah Ajak Relawannya untuk Masuk PSI
-
PDIP Sarankan Beberapa Langkah untuk Respons Merosotnya IHSG dan Mundurnya Pejabat BEI-OJK
-
Kunjungi SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Pastikan Sekolah Rakyat Ramah Disabilitas
-
Ahmad Muzani di Harlah NU: Bangsa Ini Berutang Jasa pada Kiai dan Santri
-
Sesuai Arahan Presiden, Gus Ipul Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir Deli Serdang