Suara.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad tidak terima dirinya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemalsuan surat oleh kepolisian.
Samad mengklaim, dirinya tidak pernah melakukan dan tidak mengetahui tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
"Pertama saya perlu tegaskan sebagai warga negara yang baik saya hormati proses hukum ini, walau pun dalam hati kecil, saya tidak terima atas apa yang dituduh dan dipersangkakan. Saya tidak pernah melakukan hal tersebut dan saya tidak mengetahuinya," kata Abraham di Gedung KPK Jalan Rasuna Said, Jakarta selatan, Selasa (17/2/2015).
Selain itu, dia juga membantah kalau dirinya mengenal perempuan yang bernama Feryani Lim. Dia mengaku hingga saat ini dirinya belum mengerti alasan ditetapkan sebagai tersangka.
"Saya tegaskan bahwa saya tidak mengenal wanita bernama Feryani Lim. Kemudian saya juga tidak tahu persis pemalsuan dokumen. Oleh karena itu secara pribadi saya bingung dengan KK yang dimaksud dan berdasarkan itulah sampai saat ini saya belum mengerti," jelasnya.
Abraham Samad ditetapkan sebagai tersangka sejak 9 Februari 2015. Penetapan tersangka terhadap Samad berdasarkan hasil gelar perkara Polda Sulawesi Selatan dan Barat, menindaklanjuti gelar perkara di Markas Besar Polri pada 5 Februari 2015 uang dilaporkan oleh Feriyani Lim.
Polda Sulawesi Selatan dan Barat juga telah memeriksa sekitar 20 saksi untuk mengusut kasus dugaan pemalsuan dokumen pada 2007 silam.
Berita Terkait
-
KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut
-
Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi
-
Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer
-
Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand
-
Kado HUT Bhayangkara ke-80, Polda Riau Rampungkan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Pedas! Guntur Romli Sebut Kepala Kerbau Diinjak Jokowi Simbol Loyalis Terbuai Perilaku Raja
-
1.000 Orang Meninggal karena Panas Ekstrem di Prancis. Kebanyakan Orang Tua di Rumah
-
Naik Pitam! Roy Suryo Semprot Pendukung Jokowi yang Mau Intervensi Sidang Praperadilan
-
Dibalik Mandatori Biodiesel Sawit B50, Potensi Deforestasi Setara 22 Kali Luas Jakarta Mengintai
-
Tragedi Latsarmil Kopdes, Komnas HAM Didesak Investigasi Program Pemerintah Berpotensi Langgar HAM
-
PKB Tak Toleransi: Ancam Sanksi Tegas Anggota DPRD TTU yang Mabuk dan Intimidasi dr Icha!
-
MagangHub Angkatan II Dibuka, Pemerintah Sediakan 150 Ribu Kuota dan Uang Saku hingga Rp 6 Juta
-
Ekonomi Indonesia Bak Timnas di Piala Dunia, Mensesneg: Semua Lini Harus Kompak
-
Jokowi Injak Kepala Kerbau, PDIP Tertawa
-
Bocah 4 Tahun Tewas Terjeblos Lubang Galian di Manggarai, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian