Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan berkoordinasi dengan Polri, Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Mahkamah Agung (MA).
"Nanti sore pukul 17.00 WIB, kita akan bertemu dengan Kapolri. Saya ditemani satu atau dua komisioner akan bertemu untuk membicarakan masalah-masalah hubungan antara KPK dengan Polri dan penanganan kasus-kasus yang berkaitan dengan KPK dan Polri, nanti itu akan kami bicarakan di Mabes Polri pukul 17.00 WIB," kata pelaksana tugas (plt) Ketua KPK Taufiequrachman Ruki dalam konferensi pers di gedung KPK Jakarta, Jumat (20/2/2015).
Ruki menyampaikan hal tersebut didampingi dengan dua plt pimpinan lain yang baru dilantik oleh Presiden Joko Widodo yaitu Indriyanto Seno Adji dan Johan Budi serta dua pimpinan KPK jilid III yaitu Adnan Pandu Praja dan Zulkarnain.
"Kami meminta jadwal kepada Jaksa Agung untuk memberi kesempatan kepada saya, dibantu satu-dua komisioner untuk membicarakan masalah-masalah teknis termasuk perkuatan KPK dari personil-personil kejaksaan," tambah Ruki.
Tidak ketinggalan, Ruki juga akan bertemu dengan pimpinan Mahkamah Agung terkait dengan tanggung jawab barunya tersebut.
"Saya juga sudah merencanakan tapi masih meminta konfirmasi waktunya dari MA, tidak membicarakan kasus tapi lebih banyak 'courtesy call'. Etika kenegaraan adalah ketua MA sebagai lembaga tinggi negara dan kami sebagai komisioner negara untuk membangun komunikasi," jelas Ruki.
Seperti diberitakan, Presiden Joko Widodo pagi tadi telah melantik tiga Plt Pimpinan KPK, yakni Taufiequrachman Ruki menjabat sebagai ketua sementara, Johan Budi sebagai ketua KPK merangkap anggota KPK pengganti Bambang Widjajanto dan Indriyanto Seno Adji sebagai wakil KPK menggantikan Busyro Muqoddas. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Liburan Berujung Maut! 5 Turis Italia Tewas di Gua Bawah Laut
-
Minta Seluruh Aparat Harus Memperbaiki Diri, Prabowo: Jangan Jadi 'Backing' Narkoba dan Judi!
-
Gus Ipul Apresiasi Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat yang Semakin Sehat dan Berprestasi
-
Gus Ipul Pastikan Pendampingan dan Pemulihan Korban Pelecehan Seksual di Pati
-
Milad ke-84 Jusuf Kalla, Anies Baswedan: Ambon, Poso, dan Aceh Adalah 'Sidik Jari' Pak JK
-
Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak
-
JK Gelar Tasyakuran Milad ke-84, Sudirman Said: Pikiran Beliau Masih Sangat Diperlukan Bangsa Ini
-
Prabowo di Nganjuk: Bung Karno Milik Seluruh Bangsa, Bukan Milik Satu Partai Saja
-
Tepis Isu RI Bakal 'Collapse', Prabowo: Rakyat di Desa Nggak Pakai Dolar, Indonesia Masih Oke!
-
Prabowo: Kita Tidak Sombong, Tapi Indonesia Kini di Pihak yang Memberi Bantuan bagi Dunia