Suara.com - Seorang Baby Sitter bernama Riska Yulianti mengaku tidak diperbolehkan keluar tempat penampungan yayasan penyalur pekerja rumah tangga (PRT), PT. Citra Kartini Mandiri. Dia disekap.
Riska bercerita tentang kondisinya kepada kakaknya yang bekerja sebagai buruh migran di Taiwan yang bernama Yuni. Melalui pesan singkat, Riska mengatakan ingin keluar dari PT CKM. Namun dirinya ditagih uang denda sebesar Rp4 juta. Yuni pun melaporkan peristiwa itu ke Koordinantor JALA PRT, Lita Anggraini.
"Dia disuruh bayar denda Rp4 juta kalau mau keluar. Kan gila ini," jelas Lita kepada suara.com di kantornya, Selasa (24/2/2015).
Lita mengatakan Riska adalah baby sitter baru. Dia merasa tidak nyaman bekerja di tempat majikannya. Sebab pihak PT Citra Kartini Mandiri tidak menjelaskan dengan rinci soal keadaan anak yang dia jaga. Terlebih Riska yang baru berusia 18 tahun tidak mendapatkan pembelajaran tentang mengasuh anak. Dia langsung dipekerjakan.
"Masalahnya PT Citra ini tidak jelaskan. Keadaan anak yang diasuh itu seperti apa? Hiper aktif kah atau autis kah. Jadi dia ini nggak betah dan mau keluar. Tapi denda," kata Lita.
"Gaji dia sebulan pertama itu sudah dipotong Rp1,7 juta," jelas dia.
Sebelumnya Riska juga membuka ada 29 temannya yang disekap oleh PT Citra Kartinin Mandiri. Mereka tidak diberikan makanan yang layak.
"Cuma dikasih makan sayur, sudah kayak kucing saja," tambah Lita.
PT Citra Kartinin Mandiri ini pernah bermasalah karena dilaporkan ke kepolisian karena menyekap 88 PRT pada Oktober 2013 lalu. Perusahaan penyalur tenaga kerja PRT ini beralamat di Jalian Kucica 16, Blok JF 18, Nomor 17, Bintaro Sektor 9, RT 06/11, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Penyekapan itu terbongkar saat polisi menggrebeknya. Polisi menemukan 34 perempuan di bawah umur dengan di antaranya 3 orang berusia 15 tahun, 10 orang 16 tahun dan 21 orang berusia 17 tahun. Sang pemilik, Wahyu Eddy Wibowo pun ditetapkan sebagai tersangka di Polres Kota Tangerang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai