Suara.com - Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Tony Spontana mengatakan, mundurnya jadwal eksekusi terpidana mati kasus narkoba di Nusakambangan karena masalah teknis dan bukan yuridis. Sebelumnya, Kejaksaan Agung mengungkapkan proses eksekusi terpidana mati akan dilakukan pada Februari.
Kata Tony, ruang isolasi di Nusakambangan masih dalam proses renovasi. Menurut Tony, proses renovasi itu diperkiraka selesai pada akhir minggu ini. Kepastian waktu pelaksanaan eksekusi hukuman mati, ujar Tony, akan disampaikan langsung oleh Jaksa Agung Prasetyo.
“Jadi rencananya para narapidana yang akan dieksekusi itu akan langsung dimasukkan ke ruang isolasi dan tidak dicampur dengan narapidana lainnya. Saat ini ruang isolasi tengah direnovasi karena hanya mampu menampung lima narapidana,” kata Tony kepada suara.com melalui sambungan telepon, Senin (2/3/2015).
Tony menambahkan, biaya yang dikeluarkan Kejaksaan Agung untuk menjalankan eksekusi hukuman mati tersebut adalah Rp200 juta untuk setiap narapidana. Tony juga memastikan tertundanya eksekusi bukan karena masih berlangsungnya upaya hukum yang dilakukan oleh kuasa hukum dua warga negara Australia.
Beberapa waktu lalu, kuasa hukum dua warga negara Australia mengajukan kasasi atas ditolaknya gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait eksekusi hukuman mati tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Geger Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang: Berawal dari Klakson hingga Teriak Tabrak Lari
-
Momen Kebersamaan Prabowo Bersama Siswa SRMP 17 Dari Doa Hingga Makan Siang
-
Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Ini Pesan Presiden Prabowo
-
Gas Industri Melejit Picu Badai PHK! Andi Gani: Ketemu Bahlil Lebih Sulit daripada Presiden Prabowo
-
Sadis! Pelajar SMP di Tambun Tewas Disabet Celurit Bergiliran
-
Pimpin Delegasi Indonesia di ILC ke-114, Menaker Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global
-
Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola
-
Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik
-
Kapolri Beri Lampu Hijau ASN Masuk Polisi: Kita Berikan Ruang Resiprokal
-
Kapolri Listyo Sigit Mau Jadi Aktivis, Sebut Rata-rata Masuk Kabinet: Selamat Ya!