News / Metropolitan
Selasa, 03 Maret 2015 | 17:57 WIB
Ilustrasi narapidana dalam penjara. (Shutterstock)

Kini, polisi sedang memproses perkara komplotan begal tersebut.

Begal, kata Sri, merupakan framing baru untuk aksi kejahatan dengan cara mengambil alih sepeda motor orang lain secara paksa. Sebelumnya, aksi ini dikenal sebagai pencurian dengan kekerasan atau dalam bahasa polisi, curas.

Sri mengimbau anggota masyarakat agar jangan melakukan perjalanan dengan sepeda motor sendirian di malam hari agar tidak memancing begal.

Sri menambahkan begal biasanya tidak berani beraksi sendirian, mereka selalu berkomplot. Bila merasa curiga diikuti komplotan begal, sebaiknya segera berhenti di tempat yang ramai.

Apabila terjebak di tengah komplotan, Sri menganjurkan lebih baik mengutamakan keselamatan dengan tidak melawan bila memang dirasa tidak memungkinan. Tapi, jangan lupa hafal ciri-ciri pelaku agar nanti bisa dilacak polisi.

Load More