Suara.com - Lima tahanan Polsek Jagakarsa, Jakarta Selatan, kabur, Senin (9/3/2015) dini hari. Dua napi di antaranya sudah bisa ditangkap lagi, sedangkan tiga lainnya masih dicari.
"Mereka kabur setelah menggergaji teralis ventilasi," kata Wakil Kepala Polres Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Musa Tampubolon.
Musa mengatakan dua tahanan bisa ditangkap itu lantaran kabur ke rumah orang tua. Mereka adalah Fuad Hidayatulah dan Rizky Agung Dewantoro.
Kelima tahanan yang kabur masing-masing bernama M. Ilham, tersangka kasus pencurian dengan kekerasan; Rizky Agung Dewantoro, tersangka kasus pencurian dengan kekerasan; Fuad Hidayatullah, tersangka kasus narkoba; Mada'ali, tersangka kasus penipuan; dan Andre Maulana, tersangka kasus pencurian.
Saat ini, tim khusus sudah dibentuk mengejar tahanan ke dua daerah. "Informasinya mereka melarikan diri ke dua daerah itu," katanya.
Polisi masih menyelidiki bagaimana tahanan bisa pergi tanpa diketahui petugas, padahal saat kejadian, ada lima polisi yang berjaga-jaga.
Kelima petugas tersebut, kini menjalani pemeriksaan.
"Kalau sel memang dalam keadaan terkunci, tapi kan ada prosedurnya setiap berapa kali diperiksa," katanya.
Luas ruang tahanan tersebut sekitar 20 meter persegi. Ruangan ini untuk menampung delapan tahanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja