Suara.com - Perwakilan warga penghuni rumah susun di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi demonstrasi di depan Balai Kota Jakarta, di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2015) siang. Mereka menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menghentikan praktek bisnis rusun dan apartemen secara ilegal.
"Kami datang ke sini untuk meminta kepada gubernur, Pak Ahok, agar segera tegakkan hukum dan keadilan," kata salah satu warga, Arman.
Perwakilan warga tersebut menyebut salah satu perusahaan pengelola apartemen di Jakarta.
Menurut Arman, perusahaan ini menerapkan praktek melanggar aturan. Ia menyontohkan ketika menetapkan biaya, warga tidak dilibatkan untuk mengambil keputusan.
Arman juga memprotes pengelola sebagian rusun yang menurutnya seenaknya sendiri menaikan tarif parkir bagi warga.
"Di tempat saya tinggal, biaya parkir sudah semakin mahal, saat ini sudah Rp150 ribu sepekan, padahal pelayanannya tidak sesuai yang diharapkan," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru