Suara.com - Paus Fransiskus akhirnya angkat bicara terkait rencana kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang akan membunuhnya.
Dalam wawancara dengan media lokal, Paus Fransiskus mengatakan, apabila ISIS berniat membunuhnya maka dia ingin bisa mati dengan cepat.
"Hidup itu ada di tangan Tuhan. Saya sudah mengatakan kepada Tuhan, Anda menjaga saya. Tapi, apabila Anda ingin saya mati atau sesuatu terjadi kepada diri saya, saya hanya mempunyai satu permintaan, jangan lakukan dengan cara yang menyakitkan. Karena saya termasuk cengeng apabila terkait rasa sakit secara fisik,” kata pemimpin umat Katolik tersebut kepada tabloid La Carcova News.
Kelompok radikal ISIS yang bermarkas di Suriah beberapa kali mengeluarkan ancaman untuk membunuh Paus Fransiskus. Selain itu, ISIS juga berencana melakukan aneksasi di Roma dan juga Vatikan.
Bukan hanya ISIS yang punya niat untuk membunuh Paus Fransiskus. Pada Januari 2015 lalu, Jemaah Islamiyah gagal melakukan plot pembunuhan ketika Paus tengah berkunjung ke Filipina. (IBTimes)
Berita Terkait
-
Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat
-
Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran
-
Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban
-
Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi