Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tak mempermasalahkan jika Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp1 triliun dialokasikan ke partai politik (parpol). Sebelumnya, wacana dana sebesar Rp1 triliun diketahui dilontarkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.
"Saya kira nggak ada masalah, kalau ekonomi kita sudah sangat baik. Kalau kemiskinan sudah bisa ditekan serendah-rendahnya. (Dan kalau) Ekonomi baik, ya silakan," ujar Jokowi, usai meriksakan gigi di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2015).
Namun Presiden ketujuh RI itu menegaskan, berhubung ekonomi di Tanah Air masih kurang baik, maka pemberian dana sebesar Rp1 triliun itu belum akan bisa diterapkan, sebelum ekonomi Indonesia membaik.
"Ya, kamu sudah ngerti. Kemiskinan kita masih tinggi nggak, yang 28 juta itu? Ekonomi kita," kata Jokowi.
Walau begitu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyatakan bahwa dirinya setuju saja dengan rencana Mendagri Tjahjo. Syaratnya hanya apabila poin yang dimaksudnya itu telah terpenuhi.
"Setuju, kalau yang tadi itu (terpenuhi)," tutup Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Jerit Ibunda Korban Salah Tangkap Aksi Demo Agustus, Dua Jari Anaknya Patah Diduga Disiksa Polisi
-
Sabida Thaiseth, Muslimah Pertama di Kabinet Thailand yang Mengusung Wajah Baru Kebudayaan
-
Bonus Rp465 Miliar Atlet SEA Games Cair, Pemerintah Kasih Literasi Keuangan 1,5 Jam
-
Rekayasa Lalin MRT Glodok-Kota Dimulai 10 Januari, Simak Rutenya
-
Said Iqbal Bongkar 'Janji Manis' KDM Soal Upah: Katanya Tak Ubah Rekomendasi, Faktanya Malah Dicoret
-
Mayoritas Publik Tolak Pilkada Lewat DPRD, Golkar: Mungkin Yang Dibayangkan Pilkada Model Orba
-
Jaksa Sebut Nadiem dan Pengacaranya Galau: Seolah Penegakan Hukum Tak Berdasarkan Keadilan
-
Sebut Politik Dinamis, Dede Yusuf Ungkap Alasan Demokrat 'Lirik' Pilkada Lewat DPRD
-
Perpendek Rentang Kendali, Pakar Usulkan Polri Dibagi Dua Wilayah: Barat dan Timur
-
Mengais Harapan dengan Kursi Roda: Logistik di Dapur Darurat Pasca-Banjir Aceh