Suara.com - Anggota Fraksi Gerindra Desmon J Mahesa mengatakan Koalisi Merah Putih (KMP) tengah memantapkan penggunaan hak angket untuk Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly yang diusung Golkar di DPR.
"Kita memantapkan hak angket. Dalam rangka penegakan hukum. Gerindra dukung," kata Desmon di Ruang Fraksi Golkar di Lantai 12, DPR, Jakarta, Rabu (25/3/2015).
Dia menambahkan pengajuan hak angket, sesuai syarat, harus diajukan minimal 25 anggota. Saat ini, dukungan hak angket sudah mencapai 50 tanda tangan. Namun, Desmon mengaku tidak ikut tanda tangan untuk ini.
"Bagi kami jumlah tanda tangan nggak penting. Yang penting syaratnya lebih dari 25 orang dan lebih dari 2 fraksi. Saya nggak akan tanda tangan. Kan sudah lebih dari 50," katanya.
Dalam kesempatan ini, Desmon datang ke ruang Fraksi Golkar untuk memantau. Dia mengatakan, kedatangannya itu untuk melihat Golkar kubu mana yang berkantor di tempat ini.
"Saya mau lihat golkar mana yang ngantor. Ternyata lantai 12 masih Bang Ade (Komarudin)," kata dia.
Hak angket yang diusulkan yang diusung Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) ini merupakan buntut dari langkan Menkumham mengesahkan kepemimpinan Agung Laksono di Golkar.
Dua kubu di Golkar itu kini juga berebut klaim atas Fraksi Golkar di DPR.
Perlawanan sengit dari Ical juga ditunjukkan dengan hendak merotasi 16 anggota Fraksi Golkar yang dituding membelot ke Agung Laksono.
Perseteruan keduanya merupakan buntut dari Pilpres 2014, dimana Ical mendukung pasangan Prabowo-Hatta, sementara Agung mendukung pasangan Jokowi-JK.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan