Suara.com - Perempuan penata bunga (florist) Gedung Putih AS yang diketahui sudah cukup lama bekerja, Laura Dowling, dilaporkan tiba-tiba saja sudah dipecat secara "misterius" bulan lalu. Sebagaimana dilaporkan Washington Post berdasarkan keterangan beberapa sumber terpercaya, diduga penyebabnya adalah gaya penataan bunganya yang "ala Prancis" tampaknya tak cocok dengan Michelle Obama yang modern.
Dalam laporan tersebut dikatakan, Dowling yang sudah bekerja di Gedung Putih sebagai florist selama enam tahun, tiba-tiba saja diberhentikan pada Februari lalu. Dia bahkan disebutkan saat itu langsung dikawal petugas keamanan keluar dari kompleks gedung tersebut.
"(Karya) Kerjaan Laura itu berbeda. (Dan) Saya tak yakin apakah (gayanya) itu tepat untuk Gedung Putih," ungkap salah seorang penata bunga di daerah itu yang enggan disebutkan namanya, seperti dikutip Gawker dari Washington Post.
"Dia (Laura) biasanya ingin menampilkan gaya (formal), dan itulah gaya yang telah dia kerjakan selama enam tahun terakhir," tutur salah seorang penata bunga lainnya.
Gaya itulah yang tampaknya belakangan mulai tak cocok dengan selera Michelle Obama. Meski belum ada konfirmasi jelas mengenai hal tersebut, setidaknya catatan Washington Post beberapa waktu lalu memberi indikasi itu.
"Michelle Obama menunjukkan gaya yang dimodernisasi secara menyeluruh di (ruang makan) Gedung Putih, dengan menampilkan karpet custom-made terinspirasi era 1950-an, serta ornamen seni yang kental, yang memberi kejutan bagi para turis pada 10 Februari. (Sementara) Dowling disebut dikawal keluar dari Gedung Putih tiga hari kemudian," tulis koran ibu kota AS tersebut.
Dowling sendiri kepada wartawan tidak menyatakan ada masalah dengan pekerjaannya di Gedung Putih. Dia justru mengatakan bahwa dirinya "mengundurkan diri demi mengejar peluang baru yang lebih menarik dan mengembangkan minat pada seni dan desain tanaman". [Gawker/WP]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Pendaftar Ganda Mudik Gratis Pemprov DKI 2026 Bakal Langsung Dicoret, Ini Syarat Lengkapnya
-
"Oleh-oleh" Prabowo Usai Keliling Dunia: Bawa Pulang Tarif 0% dari Trump hingga Teknologi Chip AI
-
1.000 Buruh Jabodetabek Geruduk DPR, Tuntut 5 Hal Ini!
-
150 Personel Dikerahkan! Ini Lokasi 10 Titik Rawan Gangguan Selama Ramadhan di Jakarta Selatan
-
Solusi Polemik Lapangan Padel di Jakarta: Relokasi ke Mal dan Kawasan Perkantoran
-
Wamensos Minta Gugus Tugas Mitigasi Transisi Sekolah Rakyat Permanen
-
Zainal Arifin Mochtar Ingin Belajar HAM, Natalius Pigai Siap "Ajari" Secara Live di TV
-
Pelarian Berakhir! Bandar Sabu Penyuplai Eks Kapolres Bima Diringkus Saat Hendak Kabur ke Malaysia
-
Mahasiswa UI Bakal Demo Mabes Polri, Tuntut Bripda Mesias Dihukum Berat hingga Copot Kapolri
-
Dimulai dari Pulomas, Lapangan Padel Bodong di Jakarta Mulai Disegel