Suara.com - Kepala Kepolisian Daerah Riau, Brigjen Pol Drs Dolly Bambang Hermawan meminta maaf terkait kasus dugaan kesalahan prosedur penahanan siswa Sekolah Dasar di sel Polsek Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.
Permintaan maaf tersebut disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tedjo kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu (25/3/2015).
"Kita memohon maaf kepada masyarakat terutama pihak keluarga, jika ada tindakan kepolisian yang tidak sesuai prosedur dan mengindahkan mekanisme penanganan anak di Polsek Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan," kata Guntur.
Ia berjanji jika perbuatan oknum polisi yang tidak sesuai prosedur tersebut terbukti, maka akan melakukan penindakan tegas kepada oknum bersangkutan.
Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih atas pengawasan masyarakat serta instansi terkait terhadap kinerja polisi dan akan menjadikan kasus dugaan pelanggaran tersebut sebagai bahan koreksi untuk kinerja jajaran kepolisian yang ia pimpin kedepan.
"Ini akan kita jadikan sebagai bahan koreksi ke depannya. Tapi kita akan tetap tegakkan disiplin terhadap anggota," ujar dia.
Sebelumnya, Kepolisian Sektor Pangkalan Kerinci menangkap tiga anak SD, yakni Rz (9), Sy (12), dan Mi (10), karena tertangkap tangan mencuri jajan di kantin sebelah sekolah.
Ketiga anak tersebut ditangkap lalu diperiksa di kepolisian tanpa didampingi Lembaga Perlindungan Anak. Kemudian setelah pemeriksaan, ketiga anak itu juga dituduh melakukan pencurian ditempat lain setelah salah seorang warga melaporkan kehilangan emas dan uang senilai Rp15 juta.
Atas tuduhan tersebut, anak tersebut akhirnya ditahan di sel Polsek Pangkalan Kerinci selama dua hari. Ketiganya bebas setelah salah seorang ibu dari anak itu melaporkan tindakan Polsek Pangkalan Kerinci ke Polda Riau.
Sementara itu, Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Rajib yang dihubungi wartawan pada Senin (23/3) lalu membenarkan adanya penangkapan dan penahanan tiga anak tersebut selama dua hari.
Ia mengatakan, ketiganya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan pihaknya akan melanjutkan kasus ini meski anak-anak itu telah dibebaskan dari tahanan.
"Benar anggota kita menangkap tiga anak tersebut dan barang bukti yang ada saat ini adalah jajanan hasil curian mereka," ujarnya.
Namun, untuk dugaan pencurian lainnya berupa pencurian emas dan uang senilai Rp15 juta, ia mengatakan belum mempunyai barang. "Bukti yang lainnya masih dalam penyelidikan," kata Rajib. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun