Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta pemilik gedung di Jakarta mematikan lampu sebagai bagian dari kampanye Earth Hour.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkapkapkan, permintaan mematika lampu selama satu jam dilakukan pada Sabtu (28/3/2015) sejak pukul 20.30 WIB hingga 21.30 WIB.
"Malam Minggu tanggal 28 jam 20.30-21.30 WIB kita akan menghimbau orang-orang di gedung utama matiin lampu satu jam," ujar Basuki yang biasa disapa Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2015).
Pemprov DKI Jakarta juga telah mengeluarkan surat himbauan kepada pengelola ataupun pemilik gedung-gedung sepanjang jalan Jendral sudirman, MH Thamrin, Jalan Gatot Subroto dan Jalan HR Rasuna Sahid untuk berpartisipasi dalam kampanye Earth Hour.
Mantan Bupati Belitung Timur itu menerangkan, rencanananya sejumlah penerangan umum di ruas jalan di Jakarta juga akan dipadamkan.
"Ada beberapa mungkin, nggak (semua jalan) ya, ada beberapa yang ikut, nanti diatur," tutup mantan politisi partai Golkar dan Gerindra itu.
Sejumlah gedung yang dipastikan akan dimatikan lampunya selama satu jam, yakni Gedung Balai Kota, Monumen Nasional (Monas) dan air mancurnya, Bundaran Hotel Indonesia, air mancur Arjuna Wiwaha, patung Pemuda, lampu di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman-Jalan MH Thamrin, lampu di sepanjang Jalan Gatot Subroto-Jalan HR Rasuna Said, serta lampu papan reklame milik Pemprov DKI Jakarta.
Tag
Berita Terkait
-
BRI Konsisten Perkuat Operasional Perbankan Hijau dan Tekan Emisi Karbon
-
Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2
-
Yoursay Talk Sustainable Living for Earth Day Celebration, Gaya Hidup untuk Bantu Jaga Bumi
-
Ikut Gerakan Earth Hour, Cak Imin Salat Gelap-gelapan Pakai Lilin di Malam Ramadan
-
Epson Bergabung dengan Earth Hour 2024 dalam Mendukung Aksi Lingkungan Global
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar
-
Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer