Suara.com - Mereka sudah mengikat janji sehidup semati, sampai maut memisahkan. Namun, apa mau dikata, kebersamaan mereka dipisahkan oleh amuba pemakan otak yang ganas.
Koral Reef, (20), pemudi asal Temecula Valley, California, baru saja menikahi kekasihnya sejak SMA, Corey Pier. Kini, Corey harus rela menjadi duda, bahkan sebelum dirinya duduk di bangku universitas.
Koral diyakini diserang oleh amuba ganas yang dikenal dengan nama Balamuthia. Amuba tersebut masuk ke dalam tubuh gadis malang itu saat dirinya berenang di Danau Havasu, Arizona, bulan Mei 2013.
Pernikahannya digelar pada bulan Juli, tak berapa lama setelah ia mengalami gejala penyakit akibat amuba.
"Mereka (tim dokter) mengatakan kepada kami bahwa tidak ada pengobatan untuk penyakit ini," kata Corey.
"Saya lemas dan takut. Saya tidak mau mengatakan ini padanya. Ia tidak akan mengingatnya pula. Ia di sana, tapi ia tidak juga. Amuba itu memakan otaknya," ujar Corey kepada Press Examiner.
Sang ibu, Cybil Meister, mengungkap penderitaan yang dialami putrinya.
"Ia mengalami sakit kepala, leher kaku, sensitif terhadap cahaya, dan panas," kata Meister seperti dikutip NBC 7.
Awalnya, ia diduga mengalami sakit kepala sebelah. Namun ternyata lebih parah dari itu.
Dari hasil scan otak diketahui ada amuba di dalam. Sebagian besar bagian kanan otak dan sebagian kecil otak kirinya sudah dikuasai amuba ganas tersebut.
Sebulan kemudian Koral meninggal dunia. Sebagian besar mereka yang terinfeksi amuba jenis ini meninggal dunia. Belum ada pengobatan yang efektif untuk mengatasinya.
Balamuthia biasanya masuk lewat saluran pernapasan. Amuba ini biasanya hidup di tanah dan debu. (Mirror)
Berita Terkait
-
Puasa Mutih Boleh Makan Apa Saja? Tradisi Pengantin Jawa yang Dilakukan Syifa Hadju
-
Intip Ronce Melati Siraman Syifa Hadju yang Boleh Dijiplak, Bisa Jadi Inspirasi Calon Pengantin
-
Pesta Berujung Memilukan: Ini 7 Fakta Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Saat Resepsi Anaknya
-
Hajatan Berujung Duka, Ayah Pengantin di Purwakarta Tewas Dikeroyok Usai Tolak Kasih 'Jatah' Preman
-
Review Something Very Bad Is Going to Happen: Firasat Pengantin yang Gelap!
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih
-
Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur
-
Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran