Wakil Ketua DPRD Jakarta M Taufik. [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]
Pertengkaran antara dewan perwakilan rakyat daerah dan pemerintah DKI Jakarta tampaknya belum akan reda. Kali ini kengganan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama untuk melepas saham pemerintah daerah di produsen bir, PT Delta Djakarta, yang menjadi pemantiknya.
Seperti yang diberitakan sebelumnnya gubernur yang akrab disapa Ahok menolak menjual sahamnya di Delta Djakarta yang sebesar 25,26 persen. Ia beralasan keuntungan perusahaan itu berkontribusi besar untuk pendapatan daerah.
"Saham itu sudah ada dari tahun 1970an, kenapa sekarang baru dipermasalahkan?" ketus Ahok menambahkan.
Tetapi bagi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik, alasan itu tak bisa diterima. Alasan Taufik, politikus Gerindra yang juga pernah dipenjara karena kasus korupsi dalam kasus pengadaan barang dan jasa di pemilihan umum 2004 itu, karena bir yang mengandung alkohol dilarang oleh agama Islam.
"Enggak bisa. Bir itu enggak bisa diubah (jadi halal) menurut agama Islam. Mau memberi keuntungan kek, haram tetap haram. Enggak bisa karena beri keuntungan maka jadi halal," ujar Taufik di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jumat (10/4/2015).
"Itu kan ngeles. Agama enggak bisa ditukar. Hukum agama enggak bisa ditukar dengan apapun. Kasih tahu Ahok," tegas Taufik.
Selain itu, Taufik berharap, Ahok tetap mematuhi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6/M-DAG/PER/1/2015 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran, dan penjualan minuman beralkohol.
"Ini kan bukan persoalkan sahamnya, inikan persoalkan birnya. Kemendagri aja larang, udahlah ikuti aturan," imbau Taufik.
Seperti yang diberitakan sebelumnnya gubernur yang akrab disapa Ahok menolak menjual sahamnya di Delta Djakarta yang sebesar 25,26 persen. Ia beralasan keuntungan perusahaan itu berkontribusi besar untuk pendapatan daerah.
"Saham itu sudah ada dari tahun 1970an, kenapa sekarang baru dipermasalahkan?" ketus Ahok menambahkan.
Tetapi bagi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik, alasan itu tak bisa diterima. Alasan Taufik, politikus Gerindra yang juga pernah dipenjara karena kasus korupsi dalam kasus pengadaan barang dan jasa di pemilihan umum 2004 itu, karena bir yang mengandung alkohol dilarang oleh agama Islam.
"Enggak bisa. Bir itu enggak bisa diubah (jadi halal) menurut agama Islam. Mau memberi keuntungan kek, haram tetap haram. Enggak bisa karena beri keuntungan maka jadi halal," ujar Taufik di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jumat (10/4/2015).
"Itu kan ngeles. Agama enggak bisa ditukar. Hukum agama enggak bisa ditukar dengan apapun. Kasih tahu Ahok," tegas Taufik.
Selain itu, Taufik berharap, Ahok tetap mematuhi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6/M-DAG/PER/1/2015 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran, dan penjualan minuman beralkohol.
"Ini kan bukan persoalkan sahamnya, inikan persoalkan birnya. Kemendagri aja larang, udahlah ikuti aturan," imbau Taufik.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam