Ilustrasi batu akik. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)
Sejumlah remaja tertangkap basah mencuri batu akik dan juga bahan batuannya di arena Festival Watu Aji Nusantara di Bojonegoro, Jawa Timur, yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Tanah Air sejak dua hari lalu.
Ketua Panitia Penyelenggara Festival Watu Aji Nusantara, Wahyu Subakdiono, di Bojonegoro, mengatakan, panitia telah menangkap sedikitnya tujuh remaja dari arena tersebut.
"Hari ini ada enam remaja yang tertangkap mencuri batu akik. Sehari lalu ada satu remaja. Semuanya hanya dimintai keterangan dan dilepaskan tidak diproses secara hukum," jelas dia.
"Saya telah kehilangan sekitar 30 batu akik yang sudah dilengkapi dengan cincin," jelas seorang peserta asal Kalimantan, Nasution.
Namun, Nasution yang dalam festival itu membawa sekitar 2.000 perhiasan batu akik, sepakat remaja yang tertangkap mencuri itu dilepas kembali.
Mengantisipasi pencurian batu akik, menurut Wahyu, pihaknya sudah menempatkan sejumlah petugas di setiap sudut untuk melakukan pemantauan pengunjung yang datang melihat festival "watu aji" tersebut.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro Amir Syahid, juga sepakat sejumlah remaja yang tertangkap mencuri batu akik dilepas.
Festival Watu Aji Nusantara pertama kalinya digelar di Bojonegoro sejak 9 April dan berakhir 12 April, diikuti 31 peserta dari berbagai daerah di Tanah Air. (Antara)
Ketua Panitia Penyelenggara Festival Watu Aji Nusantara, Wahyu Subakdiono, di Bojonegoro, mengatakan, panitia telah menangkap sedikitnya tujuh remaja dari arena tersebut.
"Hari ini ada enam remaja yang tertangkap mencuri batu akik. Sehari lalu ada satu remaja. Semuanya hanya dimintai keterangan dan dilepaskan tidak diproses secara hukum," jelas dia.
"Saya telah kehilangan sekitar 30 batu akik yang sudah dilengkapi dengan cincin," jelas seorang peserta asal Kalimantan, Nasution.
Namun, Nasution yang dalam festival itu membawa sekitar 2.000 perhiasan batu akik, sepakat remaja yang tertangkap mencuri itu dilepas kembali.
Mengantisipasi pencurian batu akik, menurut Wahyu, pihaknya sudah menempatkan sejumlah petugas di setiap sudut untuk melakukan pemantauan pengunjung yang datang melihat festival "watu aji" tersebut.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro Amir Syahid, juga sepakat sejumlah remaja yang tertangkap mencuri batu akik dilepas.
Festival Watu Aji Nusantara pertama kalinya digelar di Bojonegoro sejak 9 April dan berakhir 12 April, diikuti 31 peserta dari berbagai daerah di Tanah Air. (Antara)
Komentar
Berita Terkait
-
Menelusuri Lorong Sunyi JGC: Saat Kilau Bacan Rp15 Juta Tak Lagi 'Sewangi' Dulu
-
Makin Mudah Punya Kendaraan Listrik, Pameran Ini Tawarkan Beragam Kemudahan
-
Mandy CJ Gelar Pameran Tunggal The Way Back, Jadikan Seni sebagai Jembatan Toleransi
-
Pameran Hewan Kini Punya Wajah Baru, Edukasi dan Komunitas Jadi Daya Tarik Utama
-
Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus