Suara.com - Dalam beberapa tahun terakhir, sesi timbang badan sebuah pertarungan tinju menjadi tontonan menarik. Bahkan, tak jarang di sesi timbang badan ini sudah terjadi "pertarungan".
Selama ini, sesi timbang badan menjadi kesempatan penggila tinju menyaksikan petinju dari dekat sebelum pertarungan tanpa mengeluarkan biaya alias gratis.
Menurut hukum negara bagian Nevada, acara timbang badan selalu gratis untuk publik.
Tapi, khusus duel akbar Floyd Mayweather Jr melawan Manny Pacquiao, pencinta tinju harus mengeluarkan uang untuk menyaksikan sesi timbang badan yang dihelat sehari sebelum duel.
Pihak berwenang setuju pemugutan biaya tersebut untuk menjaga ketertiban. Pasalnya, diprediksi akan ada ribuan yang ingin menyaksikan timbang badan Mayweather kontra Pacquaio.
Komisi Atletik Nevada dan promotor memutuskan untuk memungut bayaran 10 dollar Amerika Selatan atau sekitar Rp128 ribu. Semua uang yang didapat akan disumbangkan.
"Apa yang kami lakukan adalah untuk menghindari kegilaan saat timbang badan. Kami ingin penonton timbang badan tertib seperti konser musik atau pertarungan itu sendiri," ujar Brad Jacobs, perwakilan dari promotor Top Rank. (Yahoo Sports)
Berita Terkait
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Sudah Terjual 60 Persen di KAI Daop 1, Cek Sisa Kursi Sebelum Kehabisan!
-
Cari Tiket Kereta buat Mudik? KAI Siapkan Promo Spesial Sore Ini, Catat Waktu dan Mekanismenya
-
KAI Gelar Flash Sale Tiket Kereta Sore Ini Jam 16.30, Harga Mulai Rp150 Ribu
-
Tiket Mudik Bus DAMRI Diprediksi Segera Habis
-
DAMRI Buka Rute Langsung Jakarta-Denpasar, Segini Harga Tiketnya
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Siapkan Skenario Darurat Haji 2026
-
Penyelundupan Narkoba di Bandara Soetta, Modus Kemasan Minuman Hingga Sabun Thailand Terbongkar
-
Kapolri Ungkap Pesan Prabowo: TNI-Polri Harus Bersatu, Jangan Sampai Terpecah
-
Impor Mobil India Dinilai Sebagai Otokritik Atas Kartel Mobil di Indonesia
-
HUT ke-12 Suara.com Luncurkan Aura Research, Platform AI untuk Analisis Data dan Monitoring Isu
-
Gedung Tinggi Dilarang Sedot Air Tanah, PAM Jaya Ingatkan Ancaman Sinkhole Hantui Jakarta
-
Menhan Banyak Urusan, Gian Kasogi: Isu Keamanan Jangan Jadi Instrumen Politik Menuju 2029
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Haris Azhar: Perkara Ini Tidak Memenuhi Hak Asasi Manusia
-
Rayakan Hari Jadi ke-12, Suara.com Perkokoh Posisi Pemimpin Media Digital Berbasis Komunitas
-
Alarm Merah Timur Tengah: Mengapa Perang Iran-AS Bisa Ancam Dapur WNI Susah Ngebul?