Suara.com - Juru Bicara Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 sekaligus Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Yuri Thamrin, mengatakan bahwa Indonesia cukup percaya diri untuk maju menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) PBB.
"Indonesia telah menampilkan diri sebagai 'living proof' (bukti nyata) atas demokrasi, stabilitas politik dan aktif berperan serta dalam menjaga perdamaian dunia sehingga sangat yakin sudah cukup baik untuk maju menjadi anggota DK PBB," kata Yuri Thamrin dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (22/4/2015).
Dalam penjelasan yang ia sampaikan saat jumpa pers di Media Center Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 di Balai Sidang Jakarta (JCC) tersebut, Yuri menyebutkan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi anggota tidak tetap DK PBB.
Sejak menjadi anggota PBB, Indonesia selalu aktif dalam menjaga perdamaian dunia, termasuk ikut serta dalam pengiriman pasukan keamanan PBB dan bahkan Indonesia menargetkan untuk mengirimkan 4.000 personel hingga tahun 2016.
"Indonesia juga selalu menunjukkan sikap untuk tetap menjadi 'part of solution' (bagian dari solusi)," kata dia.
Keinginan Indonesia untuk maju menjadi anggota tidak tetap DK PBB 2019-2020 juga dianggap akan menyeimbangkan kekuatan politis dari institusi tersebut dengan adanya suara dari negara berkembang.
Dalam struktur DK PBB terdapat dua keanggotaan, yakni tetap dengan anggota lima negara yang memiliki hak veto dan sepuluh anggota tidak tetap tanpa hak veto.
Yuri mengatakan dalam dokumen Penguatan Kemitraan Strategi Baru Asia Afrika (NAASP) paragraf keempat juga disinggung isu reformasi organisasi PBB yang mencakup lima area, dan DK PBB menjadi salah satu yang paling disoroti.
Masalah perlunya reformasi PBB tersebut juga disebutkan oleh Presiden Joko Widodo dalam pidato pembukaan pertemuan tingkat tinggi KAA ke-60, Rabu pagi.
"Kita, bangsa Asia-Afrika menuntut reformasi PBB sehingga dapat menjalankan fungsinya dengan lebih baik sebagai badan dunia yang memberikan keadilan bagi semua tanpa memihak," ujar Presiden Jokowi. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah
-
PDIP Ingatkan Mandat Reformasi, Minta TNI Jauhi Politik Praktis dan Perkuat Industri Pertahanan
-
Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: PDIP Berdiri Paling Depan Jaga Hak Rakyat!
-
Cegah Bencana Ekologis, Rakernas I PDIP Desak Penegakan Hukum Lingkungan dan Penguatan Mitigasi
-
Prabowo Beri Mandat ke Dirut Baru Pertamina: Pecat Siapa Saja yang Tidak Bagus!
-
Bantah Dibekingi Orang Besar, Abdul Gafur Tantang Pembuktian Aliran Dana ke Kubu RRT