Suara.com - Aparat kepolisian menemukan bendera Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) di rumah terduga teroris Daeng Koro di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, saat penggeledahan pada Rabu (22/4/2015).
Pejabat Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah Kompol Rostin Tumaloto di Palu, Minggu (26/4/2015), mengatakan penggeledahan dilakukan setelah aparat menemukan indikasi adanya senjata api dan sejumlah benda lain yang disembunyikan di rumah Daeng Koro di Desa Panca Makmur, Kecamatan Soyo Jaya.
Daeng Koro adalah salah seorang pentolan kelompok sipil bersenjata yang tewas saat saat baku tembak dengan aparat kepolisian di hutan Kabupaten Parigi Moutong beberapa pekan lalu.
Usai baku tembak, polisi menemukan telepon genggam milik Daeng Koro yang berisi sejumlah gambar dan rekaman video terkait pelatihan bela diri yang diduga kuat untuk mengkader calon anggota kelompok teroris.
Di dalam telepon genggam tersebut juga terlihat istri Daeng Koro dan anaknya yang membawa senjata laras panjang.
Rostin mengatakan polisi juga melakukan penggeledahan di beberapa rumah yang berada di komplek pondok pesantren yang berada di Kecamatan Soyo Jaya, Kabupaten Morowali Utara.
Dalam penggeledahan lanjutan itu, polisi kembali menemukan bendera ISIS warna hitam, kaos lengan panjang bertulis logo ISIS, teropong, jas hujan, masker, kompas, pisau dan sejumlah buku-buku agama.
Dalam penggeledahan, polisi tidak melakukan penahanan, hanya memintai keterangan sejumlah warga.
Rostin mengatakan polisi saat ini terus mewaspadai kelompok sipil bersenjata yang diduga masih bercokol di beberapa lokasi di Sulawesi Tengah.
Dalam satu bulan ini, polisi telah menembak mati dua teroris yang merupakan anggota kelompok Santoso, yakni Daeng Koro dan Imam alias Farid. Kedua jenazah sudah dikuburkan oleh keluarga masing-masing. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Pengamat: Dasco Baca Situasi Dunia, Maka Jadi 'Arsitek Pertemuan' Prabowo-Mega
-
Ini Prediksi yang Bakal Dialami AS-Israel Pasca Pengangkatan Mohammad Bagher Zolghadr
-
Gus Ipul Kunjungi Pesantren Pendiri NU, Sosialisasikan Agenda Muktamar
-
Benjamin Netanyahu Diserang Orang Kepercayaan: Jubir Sindir Tas Mewah Sara Netanyahu
-
Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran
-
Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Jubir Hingga Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas
-
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Terminal Kalideres Dipantau Ketat Selama Arus Mudik Lebaran
-
Mendagri Ungkap Penyebab Antrean BBM di Kalbar, Panic Buying Gegara Hal Ini
-
Stok Bahan Bakar Tinggal 45 Hari Lagi! Filipina Tetapkan Status Darurat
-
Pekan Keempat Perang Lawan AS-Israel, Warga Iran Tercekik: Inflasi Meroket, Internet Mati Total