Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day tahun 2015, Jumat (1/5/2015), tidak hanya dimanfaatkan para buruh untuk menyampaikan tuntutan-tuntutannya kepada pemerintah. Para buruh juga memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ajang untuk menghibur diri.
Di depan Istana Negara, para buruh berjoget dengan iringan musik dangdut. Bahkan, tak sedikit pula yang memanfaatkan momen tersebut dengan berfoto selfie bersama para petugas kepolisian di depan Istana Negara.
Pantauan Suara.com, mobil bak terbuka yang dijadikan para buruh sebagai kendaraan komando terlihat membawa perangkat sound system. Dari perangkat-perangkat tersebut, keluar dentuman musik dangdut untuk mengiringi aksi joget para buruh.
Seorang orator dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) mengajak para buruh untuk mendekat dan berkerumun, lalu mulai berjoget dan berdendang.
"Ayo semua di goyang. Ayo goyang dumang biar hati senang pikiran pun tenang, galau jadi hilang. Ayo kita berjoget semuanya," katanya diatas mobil komando tersebut.
Ribuan buruh saat ini terlihat sudah mulai memadati kawasan istana negara yang menjadi titik kumpul kedua. Selain di depan istana, para buruh juga akan berpencar menuju Gelora Bung Karno dan Monumen Nasional, tempat yang akan dijadikan lokasi Sholat Jum'at berjamaah.
Tag
Berita Terkait
-
Jogja yang Romantis bagi Pelajar, tapi Terasa Pedih bagi Pekerja
-
Teriakan Suara Hati Buruh vs Bahasa Aman Para Elite
-
ICW Soroti Bagi-Bagi Sembako di Monas, Desak Pemerintah Buka Sumber Anggaran yang Dinilai Tertutup
-
Joget Kicau Mania di Hari Buruh: Apa yang Sebenarnya Dirayakan?
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!