Suara.com - Menurut hasil survei yang dilakukan Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia pada 24 sampai 30 April 2015, tingkat kepuasan publik secara umum terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla hanya 31,3 persen. Sedangkan 65,6 persen publik mengaku tidak puas terhadap kinerja pemerintah.
Masyarakat belum puas terhadap kebijakan pemerintah, seperti pola penentuan harga Bahan Bakar Minyak, impor beras, kenaikan tarif dasar listrik, dan gas.
Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan penurunan tingkat kepercayaan kepada pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla didasari pada buruknya komunikasi yang dijalin pemerintah dengan masyarakat. Apalagi, kata dia, isu perombakan Kabinet Kerja terus didengungkan banyak pihak lantaran ada beberapa menteri yang dianggap tidak bisa bekerja secara maksimal.
"Jangan salahkan rakyat bila sering mengharapkan solusi pragmatis dari Presiden, salah satunya reshuffle atau perombakan Menteri di Kabinet Kerja," kata Hendri Satrio dalam acara diskusi bertajuk Evaluasi Enam Bulan Pemerintahan Jokowi-JK: Ini Pesan dari Rakyat untuk Jokowi-JK di Kedai Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (10/5/2015).
Dengan tingkat kepuasan publik kepada Presiden dan Wakil Presiden hanya 31,3 persen dan 65,6 persen lagi tidak puas terhadap kinerja pemerintah, kata Hendri, hal tersebut yang kemudian membuat masyarakat sering menduga-duga maksud dan tujuan program pemerintah.
"Padahal, kata dia, sangat mungkin kepercayaan naik dan ketidaksetujuan turun bila pola komunikasi dengan rakyat diperbaiki," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular