Suara.com - Penyidik Polri telah menyita lima buah kapal besar dalam penyidikan kasus perbudakan anak buah kapal di Benjina, Kepulauan Aru, Maluku.
"Kami sudah tahan lima kapal besar," kata Kepala Bareskrim Polri Komjen Budi Waseso, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/5/2015).
Sementara pihaknya juga sudah menetapkan satu orang tersangka dalam kasus tersebut. Kendati demikian, pihaknya enggan menyebut inisial tersangka karena kasus tersebut masih dalam pengembangan penyidikan.
"Pelaku baru hari ini kami tahan. Satu orang, dia WNI," katanya.
Tersangka tersebut, kata Waseso, berperan sebagai pembeli calon ABK yang nantinya akan dijadikan budak. "Dia yang membeli dan mengambil yang akan dijadikan budak," katanya.
Sebelumnya diberitakan, ratusan ABK asal Myanmar, Kamboja dan Laos meminta pemerintah Indonesia memulangkan mereka karena tidak tahan disiksa dan dipaksa kerja keras tanpa upah setimpal dan pelayanan kesehatan yang memadai.
Wartawan Associated Press yang melaporkan hasil reportase berjudul "Was Your Seafood Caught By Slaves" menimbulkan dugaan adanya praktik perbudakan oleh PT. Pusaka Benjina Resources terhadap ABK asing yang bekerja di kapal-kapal penangkap ikan milik perusahaan tersebut.
Berdasarkan pemberitaan itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI menerjunkan tim investigasi ke Benjina, dan akhirnya mengevakuasi 369 ABK asing ke Tual dengan bantuan TNI AL. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend