Suara.com - Sedikitnya tiga dari 186 sekolah dasar di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah tidak akan melaksanakan ujian nasional tahun ajaran 2014/2015 karena tidak ada murid kelas enam.
"Tiga SD itu tidak melaksanakan UN karena tidak ada murid kelas VI," kata Kabid Pendidikan Dasar dan Luar Biasa pada Dinas Pendidikan Barito Utara (Barut), Asmuri di Muara Teweh, Minggu (17/5/2015).
Menurut Asmuri, tiga SD yang tidak melaksanakan UN itu antara lain SDN 1 Jangkang Lama Kecamatan Lahei Barat, SDN 2 Paring Lahung Kecamatan Montallat dan SDN 1 Lawarang Kecamatan Gunung Purei.
"Karena kekurangan murid kelas 6, sejumlah sekolah itu tahun ini tidak melaksanakan UN," katanya.
Asmuri mengatakan, kegiatan UN tahun 2015 yang diikuti 2.996 murid di kabupaten pedalaman Sungai Barito tersebar di 183 sekolah baik dalam kota Muara Teweh maupun sembilan kecamatan lainnya.
Ribuan murid peserta UN tersebut sebanyak 2.737 murid dari Sekolah dasar negeri dan swasta serta Madrasyah Ibtidayah (MI) dengan 259 murid.
Pelaksanaan UN SD Sederajat tahun ini dilaksanakan hingga 18-20 Mei 2015, dengan tiga mata pelajaran yang akan diujikan, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Kemudian dilanjutkan dengan ujian akhir sekolah (UAS) dari 21-25 Mei 2015.
"Kita mengharapkan tahun 2015 tingkat kelulusan peserta ujian nasional tingkat SD/MI di Barito Utara dapat mencapai 100 persen," kata Asmuri. (Antara)
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel
-
Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama
-
Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto
-
Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?