Suara.com - Psikolog anak, Efnie Indrianie, menilai kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap anak kandung yang dilakukan oleh Sandriansah (42) di Samarinda, Kalimantan Timur, tidak bisa dianggap sebagai kasus kriminal semata.
Menurutnya, apa yang dilakukan Sandriansyah mengarah pada gangguan psikologis. Untuk hasil lebih tepat, Sandriansah harus menjalani serangkaian pemeriksaan psikologis.
"Orang yang mengalami gangguan psikologis, logika berpikirnya terganggu sehingga apa yang menurut kita nggak mungkin bisa saja dilakukannya," kata Efnie kepada Suara.com, Senin (18/5/2015).
Lebih lanjut Efnie mengatakan gangguan psikologis yang dialami Sandriansah bisa disebabkan karena hiperseks atau nafsu seks yang tak terbendung maupun adanya kecenderungan psikopat.
Efeknya ketika dilakukan kepada buah hatinya sendiri, anak bisa mengalami luka batin yang mendalam hingga timbul konsep diri yang negatif tentang dirinya.
"Anak bisa berpikir aku lemah, aku udah nggak berguna, aku kotor karena mendapat pelecehan seksual ini," kata Efnie.
Bahkan, menurut pengalaman Efnie dalam menangani kasus serupa, anak-anak korban pelecehan seksual biasanya mengalami hambatan dalam menjalani hubungan percintaan dengan lawan jenis di kemudian hari.
"Dia akan sulit percaya dengan kaum lelaki, apalagi untuk menjalin hubungan personal dengan mereka. Dia akan tumbuh menjadi gadis yang sulit percaya, rendah diri, dan menjadi penyesalan yang tidak pernah terselesaikan," kata Efnie.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Pertamina Tambah Armada, Pasokan BBM di Medan Kembali Normal usai Antrean Panjang
-
Emiten PGEO Pasang Target Kapasitas PLTP Capai 1,8 GW pada 2034
-
Hyundai New CRETA Dilengkapi Drive Mode Adaptif untuk Berbagai Kondisi Berkendara
-
ICW Cium Gelagat Kasus Eks Jampidsus Bakal Berhenti di Tengah Jalan: Sulit Lacak Aktor Besar
-
Modus Judi Online Makin Canggih, Terbaru Lewat QRIS hingga E-Wallet
-
Bukan Sekadar Tren, Alasan Barrel Pants Kini Jadi Andalan Gaya Sehari-hari
-
Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko
-
Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
-
Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong