Suara.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap dalang peredaran narkoba jenis sabu-sabu dari dalam Lembaga Pemasyarakatan Karawang, Jumat (22/5) dinihari. Pengedar itu berinisial AA.
Direktur Pemberantasan BNN Brigjen Dedi Fauzi mengatakan AA merupakan pengendali, penyandang dana dan pemesan narkoba dari sindikat Iran berinisial JM.
"AA ditangkap di Lapas Karawang. Dia pengendali, penyandang dana, dan pemesan barang ke sindikat Iran," kata Direktur Pemberantasan BNN Brigjen Dedi Fauzi ketika dihubungi, Minggu (24/5/2015).
AA, kata Dedi, sebelumnya dipenjara di Lapas Karawang atas kasus sabu-sabu. "Dia dulu bandar sabu," katanya.
Sehari sebelum penangkapan AA, Kamis (21/5) kemarin BNN menciduk delapan orang tersangka. Mereka adalah JM, DR, AL, HA, AS, MR, AW, dan WR. Sementara itu, total barang bukti yang disita BNN dalam pengungkapan kasus tersebut sebanyak 16.323,7 gram sabu-sabu dan 778 butir inex.
Dalam kasus ini, diketahui bahwa peredaran narkoba tersebut dikendalikan oleh seorang napi dari dalam lapas, yakni AA. Dedi mengatakan bahwa AA mengenal DR karena AA pernah dipenjara di Lapas Bancey, Bandung, Jawa Barat, sebelum dipindah ke Lapas Karawang.
"Dulu AA dipenjara di Bancey sebelum dipindah ke Karawang. Jadi, dia kenal DR pas di Bancey. AA itu bosnya DR," jelasnya.
Kronologi pengungkapan kasus tersebut, JM menghubungi AA untuk bertransaksi. Tersangka AA pun kemudian menghubungi DR untuk memintanya bertemu JM.
"AA ditelepon JM, lalu AA meminta DR ke Atrium untuk bertemu JM," katanya.
Kemudian, DR dan JM pun diringkus petugas ketika tengah bertransaksi sabu-sabu sebanyak 925 gram di Jalan Senen III, Jakarta Pusat. Selain DR dan JM, AL juga turut ditangkap karena ikut hadir dalam transaksi tersebut.
Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan dengan menyambangi tempat tinggal JM yang berada di Apartemen Mitra Oasis Tower A kamar 1704, Jakarta Pusat. Dari hasil penggeledahan di apartemen tersebut petugas menemukan sebanyak 15.380 gram sabu-sabu yang dikemas dalam 17 bungkus.
Berselang beberapa jam setelah penangkapan dan penggeledahan di Jakarta, petugas selanjutnya melakukan penggeledahan di Bandung.
Lokasi pertama yang didatangi oleh petugas adalah asrama sipir Lapas Banceuy yang merupakan asrama DR. Dari lokasi penggeledahan petugas menyita 16 gram sabu-sabu dan 778 butir inex yang terdapat di dalam 78 bungkus, bong/alat isap, timbangan, dan plastik klip sebagai bahan pengemas sabu-sabu.
Selanjutnya, petugas BNN menggeledah sebuah kamar indekos 308 di Jalan Ibrahim Adjie No. 416, Bandung. Di lokasi tersebut, petugas mendapatkan barang bukti sebanyak 2,7 gram sabu-sabu dan sebuah rekapan transaksi barang dan uang dari hasil penjualan narkoba. Dalam penggeledahan di kamar indekos tersebut petugas turut mengamankan HA, yang saat itu berada di dalamnya.
Dalam kasus ini, kata Dedi, AA berniat mengedarkan narkoba ke lapas-lapas. Selain itu, beberapa kota yang ditarget sebagai daerah pemasaran sabu-sabu jaringan AA, yakni Jakarta, Karawang, Tangerang, dan Bandung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai