Suara.com - Mantan anggota DPR dari PDI Perjuangan, Bambang 'Beathor' Suryadi dilantik menjadi salah satu direktur di Kantor Staf Presiden. Secara keseluruhan, Kepala Staf Presiden pada Senin (1/6/2015) ini melantik 53 pejabat dan tenaga profesional, terdiri atas enam tenaga ahli utama atau setingkat eselon Ib, 14 tenaga ahli madya atau setingkat eselon IIa, 18 tenaga ahli muda atau setingkat eselon IIIa dan 15 tenaga terampil atau setingkat eselon IIIa.
"Saya tadi dilantik Pak Luhut (Kepala Staf Presiden Luhut Pandjaitan) untuk menduduki jabatan direktur eksternal di bawah Deputi IV (Deputi IV Bidang Komunikasi Politik)," kata Bambang "Beathor" kepada Antara di Jakarta, Senin (1/6/2015).
Bambang "Beathor" menjelaskan tugas utama yang dibebankan pada dirinya adalah menjembatani komunikasi antara presiden dengan kementerian, lembaga negara serta kelompok-kelompok masyarakat.
"Kelompok masyarakat ini termasuk relawan, organisasi pemuda, organisasi kemahasiswaan, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) serta kelompok lainnya," katanya.
Dalam waktu dekat, kata Bambang "Beathor", ia akan menjadwalkan pertemuan Presiden Joko Widodo dengan para relawannya yang mendukung saat pemilihan presiden.
"Para relawan itu pernah dijanjikan presiden untuk secara bergantian bertemu. Ini diagendakan untuk bertemu pada acara buka puasa bersama," katanya.
Sementara untuk kelompok lainnya, lanjutnya, juga dijadwalkan seperti pada acara halal bihalal maupun pada acara lainnya.
Bambang "Beathor" adalah aktivis Pijar, Organisasi Gerakan yang secara terang-terangan menentang Soeharto pada akhir 1980-an. Selama menjadi aktivis tahun 1989 Bambang "Beathor" divonis 8 tahun penjara setelah tertangkap basah oleh Satpam Universitas Indonesia (UI) sedang menyebarkan selebaran di pintu gerbang kampus itu.
Beathor juga dikenal sebagai satu di antara pendiri Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) dan sejumlah organisasi perlawanan lainnya.
Setelah reformasi, tepatnya pada 14 Desember 2004, Beathor bersama Masinton Pasaribu, Budiman Sudjatmiko dan eks aktivis lainnya mendeklarasikan berdirinya Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) yang akhirnya ditampung PDI Perjuangan menjadi sayap politiknya.
Bambang "Beathor" dilantik menjadi anggota DPR pada Maret 2014 menggantikan Ketua MPR Taufik Kiemas yang telah meninggal dunia.
"Setelah pensiun dari anggota DPR saya akhirnya masuk manjadi bagian di Kantor Staf Presiden," kata Bambang "Beathor".
Berita Terkait
-
Disebut Danai Ijazah Palsu Jokowi, Jusuf Kalla Laporkan Pencemaran Nama Baik
-
Perbedaan Mencolok Hampers Jokowi dan Prabowo: Camilan Tradisional vs Bahan Dapur
-
Rekam Jejak Abraham Samad, Kini Terjerat Isu Ijazah Palsu Jokowi
-
Jokowi Bilang SBY Negarawan, Demokrat Anggap Polemik 'Partai Biru' Selesai
-
Kecam Pengadu Domba, Ibas Murka Demokrat Diseret Isu Ijazah Jokowi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan