Suara.com - Wakil Ketua Pelaksanaan Pesta Rakyat Jakarta Decy Widhiyanti mengatakan sejumlah permasalahan dalam penyelenggaraan Pesta Rakyat Jakarta sudah diatasi, di antarana soal ketersediaan listrik.
"Kami mengakui sempat ada kekurangan ketersediaan lampu yang dikeluhkan pedagang, kami minta maaf, namun semua sekarang telah terselesaikan" kata Decy Widhiyanti kepada suara.com, Selasa (2/6/2015).
Sementara itu, terkait dengan isu bahwa acara Pesta Rakyat Jakarta tidak resmi, Ketua Panitia Grace Mangundap mengatakan itu tidak benar. Ia mengatakan panitia telah mengantongi semua perizinan, mulai dari izin keramaian dari Polda Metro Jaya sampai izin dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Pemda bukan memberikan dana, akan tetapi pemda mendukung penuh penyelenggaraan acara ini, karena kita tidak menggunakan APBD DKI Jakarta," kata Grace.
Grace menambahkan tidak semua peserta Pesta Rakyat Jakarta membayar sewa stand. Dia mengatakan sekitar 150 stand binaan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah dibebaskan dari bea sewa.
Sementara itu, Budi, salah satu peserta Pesta Rakyat Jakarta mengatakan permasalahan listrik sudah teratasi.
"Ini semua kesalahpahaman dari pihak panitia dan pedagang," kata Budi.
Menurut Budi, sebelumnya panitia Pesta Rakyat Jakarta menjanjikan ketersediaan listrik, tapi kenyataan di lapangan berbeda. Di beberapa stand, kata dia, ternyta tidak tersedia lampu listrik.
Namun, Budi bersyukur permasalahan tersebut segera diatasi. (Tri Setyo)
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan