Suara.com - Hari ini pukul 01.55 siang. Di sebuah jalanan di Zimbabwe ada pemuda 21 bernama Nigel Mavhengere tengah menyusun kardus bekas yang dijadikan meja sederhana.
Mavhengere merupakan pemuda yang mencari uang dengan membuka kios kaki lima. Dia membuka jasa dowload musik bajakan atau juga menginstal aplikasi ke ponsel. Semisal WhatsApp. Bisnis ini menjadikan karena ada 4,2 juta pengguna telepon pintar di salah satu negara di Afrika itu.
Kios kaki lima Mavhengere terbilang langka. Dia bermodalkan laptop dan panel surya portable berdaya 75 watt. Itu cukup untuk mengisi daya laptopnya.
"Bisnis hari ini buruk," keluh Mavhengere seperti dilansir Reuters, Selasa (2/6/2015). Dia biasa membuka lapaknya di pusat Kota Harare.
Sehari rata-rata dia bisa mendapatkan uang USD 15. "Pada hari yang baik, saya bisa menjual dagangan setidaknya USD 15," lanjut dia.
Zimbabwe termasuk negara berperekonomian lemah. Sehingga lapangan pekerjaan formal sangat sendikit di sana. Banyak pemuda seperti Mavhengere akhirnya menjadi pekerjaan alternatif. Tapi banyak juga yang mengadu nasib di Afrika Selatan. Sementara yang mampu akan menjadi pengusaha. Namun yang 'gelap mata', memilih jadi pengedar narkoba.
Semenjak tren panel surya, banyak Mavhengere lain di jalanan. Dengan modal yang tidak terlalu besar, mereka bisa menawarkan aplikasi dan lagu menarik ke konsumen telepon pintar.
Mereka bermodalkan laptip yang terhubungan dengan panel surya kecil. Setiap 10 lagu yang didownload, mereka jual USD 1. Sementara untuk mendowload WhatsApp hanya perlu membayar USD 2.
"Solar nyaman bagi kami karena kami beroperasi di jalan-jalan di mana tidak ada listrik," kata Mavhengere yang tidak mendapatkan kerja setelah lulus SMA.
"Kami memiliki matahari, gratis pula. Juga, panel kecil, sehingga mudah dibawa," lanjut dia.
Namun Mavhengere masih mendapatkan ancaman dari pihak kepolisian. Hukum di negaranya mengatur soal pembajakan. Sementara dia menjual barang bajakan. Dia selalu was-was alat-alatnya akan disita.
Zimbabwe berjuang dengan kondisi kekurangan daya selama 15 tahun terakhir. Negara menjadi energi alterntif seperti panel surya dan tenaga air untuk mendapatkan listrik. Otorits pembangkit listrik Zimbabwe (ZESA) mengklaim hanya mampu memenuhi 50 persen dari kebutuhan listrik di seluruh negari. Besarnya yang seharusnya dipasok 2.200 megawatt. Namun banyak pembangkit yang sudah rusak dan tua
Kepala eksekutif di Zimbabwe Energy Regulatory Authority (ZERA) Gloria Magombo mengatakan Zimbabwe akan menambah 300 megawatt jaringan listrik surya dalam 2 tahun ke depan.
Studi kelayakan sudah dilakukan dan menelan biaya sampai USD 700 ribu. Uang itu didapat dari hasil kerjasama antara Zimbabwe dan Cina.
Magombo mengatakan energi surya yang digunakan Zimbabwe hanya 18 persen. Dia yakin akan tumbuh besar jika pembangkit listrik tenaga surya sudah dibangun. Namun dia khwatir panel surya itu akan cepat rusak. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Sengketa Lahan SDI Pembangunan Pamulang, Polisi Sebut Kedua Pihak Sepakat Mediasi
-
BNI wondrX Gratis, Hadirkan Kesempatan Ikut Lelang Rejeki wondr Setiap Hari
-
Sengketa Lahan SDI Pembangunan Pamulang: Sempat Ricuh, Kini Situasi Kembali Kondusif
-
Ulasan Drama Genius Girlfriend: Kisah Pendewasaan dan Persahabatan yang Tulus
-
Ahli Waris Tagih Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang, Pemprov Sulsel : Sudah Bersertifikat dan Clear
-
5 Cara Membaca Jam Analog dengan Mudah, Kenali Ketiga Fungsi Jarum
-
Bye Bekas Jerawat! 4 Night Cream Arbutin Wajah Auto Glowing di Pagi Hari
-
Pakai Beskap Biru Dongker, Prabowo Jadi Saksi Akad Nikah Sespri Rizky Irmansyah di JCC Senayan
-
Api di Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Kemenhut Pastikan Kondisi Gajah Sumatra Aman
-
Review BukuMelihat Diri Sendiri: Belajar Bercermin Sebelum Sibuk Menilai Orang Lain