Suara.com - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir mengusulkan adanya pemberian insentif kepada para insinyur yang bekerja sesuai dengan bidang keilmuannya.
"Kita sudah minta tim untuk diajukan kepada Menteri Keuangan untuk memberikan insentif kepada para insinyur agar mau bekerja di bidangnya," katanya dalam Seminar Nasional Membangun Indonesia yang diselenggarakan Keluarga Mahasiswa NU Institut Pertanian Bogor (KMNU IPB) di Kampus Darmaga, Bogor, Minggu.
Menteri mengatakan pemberian insentif ini bertujuan untuk mendorong agar para insinyur mau bekerja sesuai dengan bidangnya, agar dapat mengawal pembangunan yang sedang dijalankan oleh pemerintah.
Ia mengatakan, pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp5.500 triliun untuk pembangunan infrastruktur. Pembangunan ini membutuhkan tenaga insinyur yang banyak, baik di bidang baja, konstruksi bangunan, metalogi, dan lainnya.
"Ini penting sekali, jangan sampai kebutuhan insinyur di negara kita malah diisi oleh tenaga dari luar. Karena kita akan memberlakukan masyarakat ekonomi ASEAN," katanya.
Terkait berapa besaran insentif yang akan diberikan, menteri mengatakan hal itu tergantung kemampuan pemerintah. Seperti yang dialaminya saat bekerja sebagai konsultan, dimana ia mendapatkan insentif dari tugasnya lebih besar dari gaji yang diterimanya.
Ia mencontohkan gaji seorang pegawai negeri Rp2,4 juta, maka insinyur yang bekerja sesuai bidangnya selain menerima gaji sama seperti pegawai lainnya juga mendapat tambahan insentif karena kesediaannya bekerja sesuai bidangnya.
Insentif ini diberikan untuk mendorong agar para insinyur atau lulusan lainnya untuk bekerja sesuai bidang ilmu masing-masing. Terutama insinyur karena saat ini pemerintah tengah meningkatkan infrastruktur yang membutuhkan banyak tenaga profesional.
"Kedepan Indonesia juga harus bisa membangun kebutuhan dunia. Misalnya saja baja, saat ini kebutuhannya 1,5 juta. Sedangkan kemampuan produksi hanya 800 ribu ton, ada kekurangan 700 ribu ton. Dan ini yang harus didorong," katanya.
Menteri juga mengatakan, jumlah insinyur di Indonesia jalur lebih rendah dibanding negara tetangga, seperti di Malaysia jumlah insinyur berbanding 3.337 per 10 juta penduduk, dan Singapur 800 ribu per 10 juta penduduk.
"Berapa besaran insentifnya kita belum tahu, yang pasti pemerintah mendorong untuk pemberian insentif ini," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Rocky Gerung: Reshuffle Kabinet Bukan Sekedar Ganti Menteri, Tapi Revisi Visi Prabowo
-
Harga Setara 7 Mobil Avanza, Ini Keistimewaan Mobil Satryo Soemantri yang Kena Reshuffle
-
Deretan Calon Gubernur Riau Sudah Temukan Duetnya di Pilkada 2024
-
Deretan Kontroversi Muhammad Nasir, Anggota DPR RI Maju di Pilgub Riau
-
Sosok Muhammad Nasir, Politisi Demokrat Jadi Calon Gubernur Riau
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam
-
Eks Kaesang Felicia Tissue Buktikan Move On Total, Ini Kabar Terbarunya dengan Calon Suami
-
Cara Download Logo Hari Pramuka 2026, Lengkap dengan Link Resminya
-
Bybit Resmi Ekspansi ke Indonesia usai Akuisisi Nobi, Incar 20% Pangsa Pasar Transaksi Kripto
-
Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026 Jam Berapa? Simak Waktu Pelaksanaannya di Sini!
-
Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Direncanakan Mulai Pekan Depan
-
Kota Jogja Siapkan Rp40 Miliar Angkut Sampah ke PSEL, Bantul Pastikan Warga Sekitar Tak Direlokasi
-
Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan: Lengkap dengan Bacaan Latin, Arti, dan Jadwalnya di Tahun 2026
-
Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak
-
Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus