Suara.com - Tim bulutangkis Indonesia mengirimkan 20 pemain untuk berlaga di SEA Games 2015 yang akan dimulai pada 10 sampai 16 Juni di Singapore Indoor Stadium.
"Saat ini kondisi tim cukup baik, kami semua siap bertanding di SEA Games. Kami mohon doa restu dari seluruh masyarakat Indonesia agar tim bulutangkis dapat tampil semaksimal mungkin dan bisa memenuhi target medali yang sudah ditetapkan," kata Manajer Tim Indonesia Lius Pongoh.
Di dalam tim Indonesia kali ini terdapat komposisi pemain senior dan pemain muda.
Nomor tunggal putra diwakili oleh Jonatan Christie, pemain yang masih berusia 17 tahun sedangkan sektor tunggal putri diperkuat pemain senior Lindaweni Fanetri.
Sebanyak dua medali emas dibidik tim bulutangkis di SEA Games 2015. Nomor ganda putra dan ganda campuran kembali menjadi andalan untuk mampu mengibarkan Merah Putih di Singapore Indoor Stadium.
Sementara nomor beregu putra, beregu putri serta perorangan ganda putri ditargetkan untuk meraih medali perak. Sektor tunggal putra dan tunggal putri diberi target perunggu.
Meskipun jarak antara Turnamen BCA, BCA Indonesia Open, Super Series Premier 2015, dan SEA Games, sangat berdekatan, namun para atlet telah mempersiapkan diri sebaik mungkin dan diyakini mampu tampil baik.
"SEA Games ini sudah dijadwalkan dan para atlet akan bertanding pada tanggal 10 Juni, mereka sudah dipersiapkan. Tinggal pola pikir yang dijaga dan percayakan ke pelatih untuk persiapannya," kata Kasubid Pelatnas PP PBSI Ricky Subagja. (Antara)
Skuad Bulutangkis Indonesia SEA Games 2015 Manajer Tim: Lius Pongoh
Beregu Putra:
Jonatan Christie
Firman Abdul Kholik
Ihsan Maulana Mustofa
Anthony Sinisuka Ginting
Ricky Karanda Suwardi
Angga Pratama
Kevin Sanjaya Sukamuljo
Marcus Fernaldi Gideon
Riky Widianto
Praveen Jordan
Beregu Putri:
Lindaweni Fanetri
Hanna Ramadhini
Gregoria Mariska
Dinar Dyah Ayustine
Anggia Shitta Awanda
Ni Ketut Mahadewi Istarani
Maretha Dea Giovani
Suci Rizki Andini
Richi Puspita Dili
Debby Susanto
Tunggal Putra:
Jonatan Christie
Firman Abdul Kholik
Tunggal Putri:
Lindaweni Fanetri
Hanna Ramadhini
Ganda Putra :
Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon
Ganda Putri :
Ni Ketut Mahadewi Istarani/Anggia Shitta Awanda
Suci Rizki Andini/Maretha Dea Giovani
Ganda Campuran : Riky Widianto/Richi Puspita Dili Praveen Jordan/Debby Susanto
Berita Terkait
-
PBSI Beberkan Revolusi Baru BWF: Transformasi Besar Bulu Tangkis Global
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi