Suara.com - Ketua Komisi I DPR Mahfuz Siddiq menunggu penjelasan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal penunjukan calon Panglima TNI. Presiden Jokowi sudah memberikan nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gatot Nurmantyo tadi sore, Selasa (9/6/2015).
"Itu hak prerogatif presiden, tinggal presiden menjelaskan apa alasan dan pertimbangannya," kata Mahfuz dihubungi wartawan.
Dia berharap, nama yang disodorkan Jokowio tidak menimbulkan kegaduhan. Sebab, seharusnya ada tradisi penggiliran matra untuk jabatan Panglima TNI.
Bila merunut cara yang dilakukan Susilo Bambang Yudhyono saat menjadi presiden, kali ini adalah jatah TNI AU.
"Saya berharap pergantian panglima. TNI tidak diwarnai kebisingan yang tidak perlu," kata dia.
Komisi I pun siap melakukan fit and proper test untuk calon panglima yang disodorkan ini. Dia menunggu perintah dari Badan Musyawarah (Bamus) DPR untuk melaksanakan fit and proper test ini.
"Kami menunggu penugasan dari Bamus DPR," ujar Politisi PKS ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
Terkini
-
Kedubes AS di Arab Saudi Tutup Total Usai Serangan Drone, Layanan Darurat Dibatalkan
-
Mudik Gratis 2026: Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik
-
Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Santriwati Modus Manipulasi Doktrin, Polisi Sita Kondom
-
Perkuat Layanan Digital PMI, Finnet dan KP2MI Resmikan Kerja Sama Strategis
-
Kasus Suap CPO Rp60 Miliar, Hakim Perintahkan Jaksa Proses Hukum Pemilik Wilmar dan Musim Mas
-
Advokat Marcella Santoso Divonis 16 Tahun Penjara, Terbukti Suap Hakim Kasus CPO dan TPPU
-
Operasional Bus Listrik Diperluas, Infrastruktur Banjir Ikut Dibenahi
-
Timur Tengah Memanas, Pengamat Ungkap Alasan Koalasi Barat Berpikir Ulang Serang Iran
-
Polda Metro Jaya Kerahkan 1.255 Personel Amankan Persija vs Borneo FC di JIS
-
Wajah Baru Musrenbang Semarang: Fokus Kebutuhan Riil Warga di Lapangan