Suara.com - Niat hati mencari uang dengan cara halal, driver Go-Jek, salah satu penyedia transportasi ojek via online, justru harus menghadapi insiden ancaman dari sopir ojek pangkalan.
Kabar miris ini mencuat pertama kali melalui salah satu pengguna media sosial Path dengan akun Boris Anggoro. Dalam postingannya, Boris menuliskan pengalamannya saat memesan Go-Jek.
Setelah memesan, driver yang bertugas menjemput Boris ternyata menelepon dan mengatakan bahwa dirinya dihadang oleh lima tukang ojek pangkalan di dekat kantor tempat Boris menunggu.
"Abis itu dia nelepon lagi suruh cancel order karena dia dikejar sampai lampu merah kuningan dan dia harus ngumpet minta tolong sama pedagang," ujar Boris dalam laman Path yang tersebar di beberapa akun Facebook.
Tak cukup percaya dengan perkataan driver yang menghubunginya tadi, Boris pun mencoba untuk memesan driver Go-Jek lainnya. Sesampainya di lokasi penjemputan, Boris bersama driver Go-Jek dihadang oleh tukang ojek pangkalan yang mengusir mereka.
Tukang ojek lokal ini bahkan mengancam akan merusak motor driver Go-Jek jika mengantarkan Boris.
Melihat secara langsung penganiayaan yang dilakukan tukang ojek pangkalan, Boris pun membiarkan driver Go-Jek untuk pergi. Bahkan Boris pun dihujat habis-habisan oleh tukang ojek pangkalan di kantornya.
"Lu nyari duit di sini, nggak bagi-bagi duit sama yang di sini," celoteh tukang ojek pangkalan tersebut kepada Boris.
Apa yang diceritakan Boris ternyata bukan isapan jempol belaka. Salah satu supir Go-Jek yang Suara.com temui mengaku bahwa beberapa kawasan memang cukup diwaspadai saat mereka menjemput atau mengantarkan penumpang.
"Daerah kuningan mbak, kayak Mega Kuningan dan Pasar Festival itu ojek pangkalannya sangar-sangar. Kita hati-hati kalau mau jemput penumpang. Kalau bisa jangan di depan pangkalan mereka," ungkap Asep, Kamis (11/6/2015).
Padahal Asep mengaku setelah bergabung dengan Go-Jek, pendapatannya meningkat tajam.
Kehadiran driver berbasis aplikasi ini memang dianggap mengambil lahan pendapatan para tukang ojek pangkalan. Dengan kepraktisan saat memesan, promo, dan layanan yang diberikan, warga Jakarta tentunya senang menggunakan jasa ojek online.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi
-
Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus
-
Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas
-
Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme
-
Kedok Warung Sembako Terbongkar! Polisi Sita Ribuan Obat Keras di Jagakarsa, Satu Pria Diringkus
-
Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli