Suara.com - Kedua orang tua kandung Angeline mengaku, mereka merelakan putrinya untuk diasuh Margareta lantaran masalah ekonomi. Mereka tidak memiliki dana untuk membayar biaya persalinan sekaligus membesarkan Angeline.
Hal itu diungkap Rosidik, ayah kandung Angeline.
"Memang kondisi kami waktu itu tidak punya sama sekali. Kami tidak bisa menebus anak kita di klinik," kata Rosidik di Denpasar, Kamis (11/06/2015).
Saat Angeline lahir delapan tahun yang lalu, penghasilan Rosidik yang berprofesi sebagai kuli setiap harinya hanya Rp30 ribu. Sementara itu, biaya bersalin istrinya, Hamidah saat itu mencapai Rp600 ribu.
"Waktu itu kami benar-benar tidak punya uang. Bagi kami uang Rp600 ribu cukup banyak," ujar lelaki berbadan kurus ini.
Kemudian, saat itu Rosidik diperkenalkan dengan Margareta oleh tetangga kostnya. Namun, Rosidik tidak ingat nama tetangga yang memperkenalkannya dengan Margareta.
"Saya lupa namanya. Saat itu Margareta memang orangnya kelihatan baik dan dia berjanji akan menjaga dan merawat anak kami,"ujarnya.
Setelah dipertemukan dengan Margareta di sebuah klinik di daerah Canggu, Kuta, Badung, Bali, dia mengaku diajak ke notaris membuat perjanjian hitam diatas putih. Rosidik mengaku, ketika itu ia diberi uang Rp800 ribu ditambah Rp1 juta untuk biaya pemulihan kondisi Hamidah pasca melahirkan.
"Kami hanya terima uang itu saja, tidak ada yang lain," imbuhnya.
Ia membantah isu yang menyebutkan dirinya dan Hamidah menerima uang ratusan juta dari Margareta.
"Berita yang beredar itu tidak benar, saya tidak pernah terima uang setelah itu," pungkas Rosidik. (Luh Wayanti)
Berita Terkait
-
4 Inspirasi OOTD Pakai Kemeja ala Yoriko Angeline, Simpel tapi Chic!
-
Bukan Horor, Film 'Pesugihan Sate Gagak' Malah Jadi Ajang Tahan Tawa Yoriko Angeline
-
Okan Kornelius Tak Sebut Nama Pacar saat Ditanya Kriteria Istri Idaman
-
Okan Kornelius Tak Sebut Nama Angeline Valesques Saat Bahas Kriteria Istri Idaman, Beneran Putus?
-
2 Kali Gagal, Okan Kornelius Siap Nikah Lagi, Bisnis Bareng Pacar Jadi Bukti Keseriusan
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!