Suara.com - Nick dan Sarah Jensen, pasangan puritan asal Australia ini bakal memprotes dengan cara aneh berkaitan dengan pernikahan sesama jenis di Australia.
Mereka mengancam akan bercerai jika Pemerintah Australia atau pemerintah di negara bagian tempat mereka tinggal memutuskan untuk memperbolehkan pernikahan sesama jenis.
Protes keduanya semakin menguat setelah mereka menuliskan pendapatnya di media berkaitan dengan kepercayaan Kristen mereka kalau pernikahan bukan bagian dari rekayasan manusia.
Namun protes dan ancaman ini bakal menemui kendala karena salah satu prasyarat perceraian di Australia itu harus ada fakta kalau pasangan suami istri sudah tidak seranjang dan berpisah lebih dari setahun.
Dalam dua tahun terakhir isu pernikahan sesama jenis memang muncul di sejumlah negara bagian Australia.
Anggota senat di negara bagian berupaya mengubah definisi soal pernikahan untuk memuluskan pernikahan sesama jenis, namun ditentang oleh Pemerintah Federal Amerika.
Salah satu penentang keras pernikahan sesama jenis ini adalah Perdana Menteri Australia, Tony Abbot, yang justru memiliki saudara perempuan seorang lesbian.
Sikap ini juga didukung oleh kelompok Kristen di Australia yang mengklaim apa yang dirasakan oleh pasangan Nick dan Jensen juga dialami oleh warga lainnya. (Independent)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Tiba di Washington DC, Prabowo Disambut Hangat Diaspora dan Mahasiswa Indonesia
-
Wamenag: Stop Sweeping Ramadan! Siapa Pun Dilarang Bertindak Sendiri
-
Rano Karno Yakin Parkir Liar di Tanah Abang Bisa Tertib Dalam 3 Hari
-
Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?
-
Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik