Suara.com - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Ban Ki-moon, pada Senin (7/7/2014), mengatakan bahwa lembaga yang dipimpinnya itu akan mengizinkan para staf di dalamnya menikah dengan pasangan berjenis kelamin sama.
Sebelumnya status pribadi seorang anggota staf PBB wajib mengikuti aturan di negara asalnya, demikian dijelaskan juru bicara PBB, Farhan Haq.
Tetapi kini PBB akan mengakui pernikahan sesama jenis di antara para stafnya, selama dia bertugas di negara yang mengakui pernikahan sesama jenis dan tidak lagi tergantung pada aturan negara asal staf tersebut.
"Sekretaris Jenderal mengatakan bahwa hak asasi manusia adalah dasar misi-misi PBB. Dia bangga untuk mempertahankan kesetaraan di antara para staf. Ia juga mendesak keluarga besar PBB untuk bersatu menolak homofobia," jelas Haq.
Terdapat sekitar 43.000 staf PBB di seluruh dunia dan menurut Haq kebijakan baru itu akan berlaku mulai 26 Juni mendatang.
Menurut lembaga Human Rights Watch, pernikahan sesama jenis sudah dilegalkan di sekitar 17 negara termasuk di beberapa negara bagian di Amerika Serikat dan Meksiko. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Sejumlah Wilayah
-
Tiba di Washington DC, Prabowo Disambut Hangat Diaspora dan Mahasiswa Indonesia
-
Wamenag: Stop Sweeping Ramadan! Siapa Pun Dilarang Bertindak Sendiri
-
Rano Karno Yakin Parkir Liar di Tanah Abang Bisa Tertib Dalam 3 Hari
-
Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?
-
Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026