Suara.com - Banyak pengakuan dan keterangan baru dari Agus tersangka pembunuh Angeline, kepada anggota Komisi III DPR Akbar Faisal pada Sabtu (13/06/2015).
Menurut Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F Sompie, seluruh informasi tersebut akan dipelajari oleh penyidik. Dia mengatakan, pengakuan tersangka Agus yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kepada Akbar Faisal akan menjadi pentunjuk baru bagi penyidik.
Dia menambahkan, bahwa pengakuan tersangka Agus tersebut sedang dilakukan pemeriksaan kembali dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) agar menjadi Alat Bukti dalam sidang pengadilan nantinya.
"Pengakuan Agus harus didukung oleh alat bukti yang kuat untuk mendukung kebenaran pengakuan tersebut," katanya saat dikonfirmasi, di Denpasar, Sabtu (13/06/2015).
Ronny menjelaskan, bukti lainnya seperti darah dan jejak-jejak lainnya termasuk hasil pemeriksaan para saksi dan ahli psikoterapi yang sudah pernah memeriksa ibu angkat korban.
Dia meminta semua bersabar menunggu hasil penyidikan dan pemeriksaan hingga sampai terungkap. Termasuk adanya kemungkinan 'komplotan' di antara para tersangka dan saksi yang masih terus dikembangkan.
Hingga saat ini ada terduga baru yang menjadi eksekutor kematian Angeline selain Agus sedang dalam proses pengembangan pihak penyidik. Pihaknya berjanji semuanya akan berjalan sebagaimana mestinya.
"Apa yang menjadi kecemasan masyarakat, terhadap kasus Angeline itu juga menjadi perhatian kami, semoga kasus ini cepat terungkap," pungkasnya.
(Luh Wayanti)
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
8 dari 10 Anak Indonesia Kekurangan DHA, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban
-
Tanpa Disadari, Teknologi Ini Diam-Diam Mengubah Cara Kita Menjalani Hari
-
KAMMI Minta Aksi AMPB 27 Agustus Ditahan, Khawatir Ditunggangi hingga Picu Kerusuhan
-
PALHI Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi PT TPL, Minta Big Boss Diperiksa
-
KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset
-
Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga
-
Menkeu Siapkan Rp31 T untuk Pengalihan Status PPPK Paruh Waktu
-
Ada Ancaman Sandera Anggota DPR, Mahasiswa Tolak Rencana Demo AMPB 27 Agustus
-
Praperadilan Febrie, Ahli: TPPU Tak Bisa Berdiri Sendiri, Harus Ada Tindak Pidana Asal