Suara.com - Atlet senam putri asal Malaysia, Farah Ann Abdul Hadi, mendapat dukungan dari ribuan orang setelah dikritik atas pakaian yang ia kenakan saat berlaga di SEA Games 2015 di Singapura.
Hingga hari Senin, sudah ada 11.000 orang yang menunjukkan dukungan dengan cara memberikan "like" di laman Facebook bertajuk "Farah Ann Abdul Hadi For Malaysia". Lewat laman itu, para pengguna Facebook mendukung dan memuji si peraih dua medali emas SEA Games tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, kontroversi soal Farah terjadi pekan lalu, ketika pakaian senam yang dikenakan Farah saat berlaga membela negaranya dikritik. Mereka menilai, baju "leotard" yang dipakai Farah mengumbar aurat si pesenam.
"Saya hanya ingin mengungkapkan rasa terima kasih saya kepada Anda semua karena telah mendukung saya," kata Farah di laman Facebook tersebut.
"Amat luar biasa rasanya mendapat respon positif dari Anda sekalian," tambahnya.
Kritik yang diarahkan pada peraih enam medali itu sampai membuat Menteri Pemuda dan Olah Raga Malaysia Khairy Jamaluddin angkat suara.
"Dalam senam Farah membuat para juri berdecak kagum dan membawa pulang emas," kata Khairy.
"Hanya para juri yang berhak menilainya. Bukan Anda. Jangan ganggu atlet kami," sambungnya.
Kendati demikian, tidak semua mendukung Farah. Mereka yang bersikukuh bahwa pakaian Farah tak pantas, tak mau menyerah.
"Perempuan memang tidak boleh dilarang ikut olah raga, namun mereka harus memprioritaskan aturan Islam dalam pakaian olah raga," kata Kepala Asosiasi Pemuda Muslim Nasional Malaysia, Roszida Kamaruddin.
"Apalagi, masih banyak atlet Muslim perempuan yang sukses dengan menutup aurat mereka," lanjut Roszida. (Asia One)
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029