Suara.com - Tersangka kasus dugaan penelantaran anak, Margriet Christina Megawe (Margaret) memecat kuasa hukumnya M Ali Sadikin, Selasa (16/6/2015) malam.
Sadikin dipecat karena keluarga Margaret di Jakarta telah menunjuk kuasa hukum lain.
Surat pemecatan ditandatangani langsung Margaret.
"Ya saat masih berjalannya penyidikan, ibu Margaret memberikan surat putusan pemberhentian kepada kami," jelasnya usai bertemu dengan Margriet di Mapolda Bali, Denpasar.
"Tulisan langsung ditandatangani oleh ibu Margaret. Tapi, perlu dipahami kami mendampingi atas penunjukkan dari pihak Polda Bali," jelasnya.
Sebelumnya, kuasa hukum Margaret, Benardin telah terlebih dahulu mengundurkan diri. Benardin mundur karena suatu ketidakcocokan soal prinsip, juga akibat adanya campur tangan keluarga.
Seperti diketahui Margaret diduga menelantarkan anak angkatnya Angeline. Angeline yang sempat dilaporkan hilang akhirnya ditemukan tewas mengenaskan di belakang rumahnya.
Dalam kasus pembunuhan tersebut, polisi telah menetapkan Agus, mantan pembantu Margaret sebagai tersangka. (Luh Wayanti)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Kebakaran Pasar Darurat di Blora Hanguskan Sembilan Kios dan Satu Rumah, Kerugian Capai Rp2,2 Miliar
-
Banjir Jakarta Meluas Rendam 147 RT dan 19 Jalan, Puluhan Warga Pejaten Barat Mulai Mengungsi
-
Feri Amsari dan Tiyo Ardianto Ingatkan Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja
-
AS Diduga Serang SD Putri di Iran Tewaskan 168 Orang, Donald Trump Justru Salahkan Teheran
-
Jakarta Siaga Banjir Kiriman, 1.200 Pompa Disiapkan Hadapi Air dari Bogor-Tangerang
-
Transjakarta Lakukan Penyesuaian Operasional 17 Rute Terdampak Banjir
-
Tiga WNI Hilang, Satu Alami Luka Bakar di Selat Hormuz
-
Langit Yerusalem Membara Dihujani Rudal Klaster Iran, Ledakan Keras Guncang Israel
-
Ongkos Mental Debat K-pop: Keretakan Fans Korea dan Asia Tenggara
-
Konflik AS-Iran Memanas: Bagaimana Nasib Iran di Piala Dunia 2026?