Suara.com - Delapan warga negara Indonesia (WNI), yang diduga membajak kapal tanker MT Orkim Harmony ditangkap pihak berwajib Vietnam. Penangkapan itu berlangsung sembilan hari setelah kapal yang membawa bahan bakar minyak itu dinyatakan hilang.
Wakil Ketua Operasi Maritim Malaysia (APMM) Laksamana Madya Maritim Datuk Ahmad Puzi Ab. Kahar mengatakan perompak bersenjata itu ditangkap di Pulau Tho Chu, Teluk Siam, 80 mil laut barat Vietnam pada Jumat (19/6/2015) pagi, sekitar 10 jam setelah mereka melarikan diri dari kapal tersebut.
"Semua tersangka ditangkap setelah menyusup ke perairan Vietnam dengan menaiki bot penyelamat berwarna kuning milik kapal tersebut," katanya seperti dikutip berbagai media setempat.
Kesemua 22 kru kapal yang dijadikan sandera berhasil diselamatkan, namun seorang juru masak, Mawit Matin (46) warga Indonesia, cidera di paha kiri akibat terkena tembakan.
Kedelapan tersangka perompak yang saat ini ditahan di Vietnam tersebut akan dibawa ke Malaysia untuk dimintai keterangan dan didakwa dengan pasal 6(3)(C) Akta 633 APMM mengenai pencegahan tindak perompakan dengan ancaman hukuman penjara hingga 15 tahun dan lima kali hukum cambuk (sebat).
MT Orkim Harmony milik Magna Meridian Sdn Bhd yang membawa muatan 5.879 metrik ton bensin RON95 bernilai 21 juta ringgit ditawan perompak pada pukul 20.57 waktu setempat pada 11 Juni lalu.
Sebanyak 22 kru kapal yang terdiri atas 16 warga Malaysia, lima warga Indonesia dan satu warga Myanmar dijadikan sandera untuk meminta tebusan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Detik-detik 4 WNI Diculik Bajak Laut Gabon, DPR: Ini Alarm Bahaya
-
'Bendera Bajak Laut' di Hari Merdeka: Ironi Perlawanan Sunyi di Negeri yang (Katanya) Demokratis
-
Bikin Geger Jagat Maya, Warung Madura Ini Tidak Ikut Tren One Piece, Malah Kibarkan Bendera Akatsuki
-
Pernak-Pernik One Piece Selain Bendera Bajak Laut, Bisa Didapat di Marketplace Kesayangan
-
Apa Dosa Mural 'Shirohige' One Piece? Karya HUT RI Ini Diberangus Aparat di Sragen
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan