Suara.com - Pimpinan Komisi Pemberantasan Koruspsi(KPK) membenarkan bahwa penyidiknya berhasil melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Jumat (19/6/2015) malam hingga Sabtu (20/6/2015) dinihari tadi.
Namun, pihak KPK belum bersedia membuka siapa nama dan jabatan pelaku yang berhasil dicokok dalam operasi tersebut.
"Iya memang benar terjadi OTT terhadap pejabat di Musi Banyuasin, tetapi siapa dan apa jabatan orangnya belum diketahui, nanti akan disampaikan dalam konferensi pers," kata Pelaksana Tugas Wakil Ketua KPK, Indrianto Seno Adji saat dihubungi Sabtu(20/6/2015).
Sebelumnya diberitakan penyidik KPK berhasil melakukan OTT terhadap pejabat dan pengusaha di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Penangkapan tersebut berhasil dilakukan berkat sadapan terhadap telpon yang digunakan oleh pelaku dalam menjalankan aksinya.
Berdasarkan informasi yang beredar, penyidik KPK berhasil menyita uang miliaran rupiah dari tangan pejabat yang berperan sebagai kurir. Uang tersebut berasal dari seorang pengusaha yang ingin menyuap pejabat lainnya dan diduga adalah atasan pejabat yang berperan sebagai kurir. Dia juga diduga memiliki kedudukan yang tinggi di Kabupaten Musi Banyuasin.
Berita Terkait
-
KPK Berpeluang Panggil Menteri Kehutanan Imbas Pelepasan HTP Kuansing
-
Kader Gerindra Jadi Tersangka Suap Jabatan, Partai Serahkan Kasus ke KPK
-
Teka-teki Pertemuan 2 Juni: Menhut Raja Juli Bakal Dicecar Soal Skandal Izin Hutan Kuansing
-
Skandal Suap Hutan Kuansing Merembet ke Kemenhut, Peran Pusat Kini Mulai Didalami!
-
Ada di Rumah Saat OTT, Istri Kedua Bupati Kuansing Sempat Diamankan KPK Terkait Suap Jabatan
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi