Suara.com - Airmata perempuan asal Beijing, Cui tak berhenti mengalir dari matanya. Nenek berambut pendek yang berusia 63 tahun itu duduk di kursi pesakitan pengadilan Beijing.
Cui terlibat kasus pembunuhan. Dia membunuh suaminya sendiri.
Cerita pembunuhan itu berawal ketika Cui sangat setia menunggu sang suami, Zhou yang terserang stroke sejak 15 tahun lalu. Kaki Zhou lumpuh.
Stomp melansir, Minggu (21/6/2015), Cui menghabiskan waktunya untuk merawat sang suami. Bahkan dia rela berhenti bekerja hanya untuk bisa berada di rumah. Untuk bertahan hidup Cui tetap berdagang di trotoar.
Beberapa tahun terakhir, keadaan suaminya makin buruk. Di tambah dirinya yang juga terserang stroke sejak tahun 2013. Mereka hanya tinggal berdua. Cui pun merasa berat merawat suaminya itu.
Pada 6 Maret 2015, Cui depresi. Dia merasa salah satu di antara mereka harus ada yang mati untuk meringankan beban hidup. Akhir dia pagi itu dia mengambil tali dan plastik.
Cui menjerat leher suaminya dengan keras hingga kehabisan nafas. Setelah Zhou dipastikan tewas, Cui mencoba bunuh diri. Tapi gagal. Dia keburu ditangkap polisi Beijing.
Cui putus asa dan mencoba untuk memotong pergelangan tangannya beberapa kali. Aksinya itu ketahun putrinya yang mengunjungi rumahnya.
Atas kejahatan itu, Hakim Pengadilan Beijing menghukum Cui 3 tahun penjara. Namun penjaranya itu langsung ditangguhkan selama 3 tahun pula. Hakim memberikan keringanan lantaran Cui adalah orang miskin. (stomp)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi