Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerapkan aturan ketat bagi pengelola operator bus Transjakarta.
Gubernur Jakarta Basuki Purnama (Ahok) mengancam mencabut izin operator bus Transjakarta kalau sudah tiga kali mengalami kecelakaan.
Hal itu akan diterapkan menyusul banyaknya kecelakaan dan terbakarnya bus Transjakarta selama beroperasi.
"Saya nggak mau mengulang 10 tahun awal Transjakarta. Sekarang tiga kali kecelakaan langsung cabut (oprator Transjakarta). Dulu nih SOP (standard operating procedure) kita ngaco," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/6/2015).
Mantan Bupati Belitung Timur itu memastikan, jika operator bus Transjakarta masih menerapkan sistem atau kontrak yang lama, maka kecelakan yang ditimbulkan oleh bus Transjakarta masih tetap akan terjadi.
"Pastilah (ada kecelakan) kalau masih pakai kontrak yang lama, supir nggak bersertifikat dan sebagainya," jelas Ahok.
Dalam dua hari terakhir, bus Transjakarta mengalami kecelakaan. Pada Senin (22/6/2015), Transjakarta mengalami rem blong dan menyeruduk empat kendaraan sekaligus di Mampang, Jakarta Selatan. Kecelakaan lainnya berlangsung di Jalan Yos Sudarso pada Selasa (23/6/2015), yang mengakibatkan seorang pengendara motor tewas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan